Edukasi Penanganan Terkini Penyakit Jantung

Senin, 20 November 2017 - 10:32 WIB
Edukasi Penanganan Terkini...
Edukasi Penanganan Terkini Penyakit Jantung
A A A
JAKARTA - Bagi penderita gagal ginjal kronis, cuci darah menjadi terapi utama yang harus dijalani. Namun, terapi sebagai bagian dari tata laksana penyakit ini menjadi ranah pasien untuk memilih.

Dokter Spesialis Ginjal dan Hipertensi RS Pusat Angkatan Darat dr Johnny SpPD-KGH MKes MM menjelaskan, penerimaan yang baik dari pasien terhadap pengobatan yang dijalaninya memiliki pengaruh besar pada keberhasilan pengobatan itu sendiri.

“Jadi, semakin pasien senang dan menikmati segala tahapan pengobatan yang harus dijalani, semakin baik kondisi tubuhnya,” ungkapnya saat Seminar Awam Baxter Mendukung Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal di Jakarta.

Pasien yang menjalani pengobatan cuci perut atau Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) harus disiplin dalam mengganti cairan yang diganti empat kali dalam sehari.

“Saat ingin mengganti cairan, pasien juga wajib menggunakan masker dan mencuci tangan dengan baik dan benar,” kata dr Johnny.

Jika tidak dijalankan dengan benar, risiko infeksi atau kontaminasi cairan akan meningkat. Kalau sudah begitu, pasien bukannya sembuh, malah menambah masalah hidupnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan untuk mengikuti kelas pemahaman tentang alat dan cara penggunaannya sekitar lima hari di rumah sakit.

Pengobatan CAPD memungkinkan pasien untuk melakukan pengobatan secara mandiri. Jadi, proses pengobatan dilakukan sendiri oleh pasien tanpa harus ke rumah sakit atau menggunakan suntikan seperti cuci darah.

Baxter, perusahaan global dalam bidang perawatan ginjal, memberikan dukungannya bagi komunitas gagal ginjal di seluruh dunia.

Dalam kesempatan kali ini, Baxter memberikan dukungannya untuk KPCDI dalam mengadakan seminar tersebut guna mengedukasi pasien yang mengalami sakit ginjal agar mendapatkan informasi mengenai peritoneal dialisis sebagai salah satu pilihan dialisis bagi pasien.

“Kami percaya, dengan perawatan yang tepat, setiap pasien dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan menjadi lebih produktif. Itulah alasan kami mengadakan seminar kesehatan ini dan berkolaborasi dengan Baxter, karena kampanye Baxter untuk meningkatkan pengetahuan pasien sejalan dengan tujuan kami,” ungkap Tony Samosir, Ketua KPCDI.

Di Indonesia, Baxter menyediakan terapi peritoneal dialisis (PD) dan hemodialisis (HD) yang telah memberikan keuntungan bagi ribuan pasien dan terus meningkatkan kesadaran tentang penyakit ginjal serta informasi mengenai berbagai pilihan perawatan yang ada. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
40 menit yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
1 jam yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
1 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
2 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
4 jam yang lalu
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved