Ini Bedanya Sakit Kepala dan Migrain

Rabu, 22 November 2017 - 19:19 WIB
Ini Bedanya Sakit Kepala...
Ini Bedanya Sakit Kepala dan Migrain
A A A
JAKARTA - Ahli saraf dari Klinik Ortopedi Kerlan-Jobe di Los Angeles, dr Vernon Williams mengatakan bahwa sakit kepala dan migrain disebabkan saat pembuluh darah, otot, dan saraf di kepala terlalu terangsang. Namun keduanya merupakan kondisi yang berbeda.

"Bila struktur sensitif nyeri ini menjadi terlalu aktif atau aktivitas kimia di otak berubah, maka kita akan merasakan sakit kepala yang membuat tidak nyaman," ujar dr Vernon Williams.

Oleh karena itu, untuk mendapat pengobatan yang tepat, Anda harus mengetahui perbedaannya. Apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir dari The List.

1. Letak rasa sakit

Umumnya, rasa sakit kepala biasa akan muncul di beberapa lokasi. Seperti bagian depan, belakang, atau atas kepala. Sedangkan rasa sakit migrain lebih spesifik, yaitu di belakang mata. Dalam kondisi ini, mata akan terasa sakit saat migrain muncul.

2. Lamanya rasa sakit
Ahli bedah migrain yang berpusat di Houstondr, dr Mark Khorsandi menjelaskan bahwa sakit kepala biasa berlangsung dengan durasi 30 menit atau beberapa jam dan bisa menurun atau hilang dengan obat pereda nyeri. Untuk migrain, akan berlangsung lebih lama dan meningkat.

"Pasien migrain sering menggambarkan rasa sakit saat berdenyut dan bisa bertambah buruk saat mereka mencoba melakukan aktivitas sehari-hari," kata dr Khorsandi.

3. Gejala tambahan yang mengiringi

Sakit kepala biasa umumnya tidak disertai dengan gejala tambahan yang mengiringi. Sedangkan migrain disertai rasa berdenyut, gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur dan terjadi kepekaan terhadap cahaya juga rasa mual.

"Ketajaman visual berkurang selama serangan migrain," papar terapis fisik holistik, Sally Morgan.

4. Respons terhadap obat

Meski terasa sakit sekali, sakit kepala biasa akan mereda setelah pemberian obat. Berbeda dengan migrain yang tidak merespons semua obat. Namun migrain bisa mereda setelah diberi obat yang diresepkan dokter dan efeknya akan terasa setelah beberapa waktu.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
11 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
11 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
12 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
12 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
12 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
14 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved