Ini Efek Melewatkan Sarapan

Rabu, 06 Desember 2017 - 07:29 WIB
Ini Efek Melewatkan...
Ini Efek Melewatkan Sarapan
A A A
JAKARTA - Memulai hari dengan sarapan menjadi hal pertama yang perlu dilakukan secara teratur. Jika Anda melewatkannya, bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Kesenjangan antara waktu makan malam dan sarapan, umumnya berlangsung antara 8-10 jam. Artinya perut dalam keadaan kosong di waktu yang agak lama. Jika Anda melewatkan sarapan dan langsung makan siang, membuat porsi makannya bertambah dan ini waktu terburuk untuk menikmati makanan. Masalah utama yang muncul, keasaman lambung dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Memang, banyak orang melewatkan sarapan demi menurunkan berat badan, tapi gagal memahami siklusnya. Sarapan adalah salah satu makanan utama yang harus dimiliki orang-orang, termasuk dalam semua kelompok usia.

Sebuah penelitian baru menemukan, melewatkan sarapan dapat mengganggu jam internal tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan jika seseorang tidak makan berlebihan sepanjang hari.

Kebiasaan makan yang tidak teratur seperti melewatkan sarapan sering dikaitkan dengan obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Peneliti dari Universitas Tel Aviv (TAU) dan Hebrew University di Israel menemukan efek sarapan pada ekspresi " clock genes" yang mengatur glukosa dan insulin pascamakan dari individu sehat dan penderita diabetes.

"Studi kami menunjukkan bahwa sarapan memicu ekspresi gen siklus siklik yang tepat yang mengarah ke kontrol glikemik yang lebih baik," kata Daniela Jakubowicz dari TAU.

"Clock genes sirkadian tidak hanya mengatur perubahan metabolisme glukosa sirkadian, juga mengatur berat badan, tekanan darah, fungsi endotel dan aterosklerosis. Waktu makan yang tepat, seperti mengkonsumsi sarapan sebelum 09:30 dapat menyebabkan peningkatan keseluruhan metabolisme tubuh, memfasilitasi penurunan berat badan, dan menunda komplikasi yang terkait dengan diabetes tipe 2 dan gangguan terkait usia lainnya," jelas dia.

Untuk penelitian ini, ada 18 sukarelawan sehat dan 18 sukarelawan obesitas dengan diabetes. Mereka sarapan dan makan siang, dan pada hari lain melakukan tes dengan hanya makan siang. Pada kedua hari tersebut, para peneliti melakukan tes darah pada peserta untuk mengukur ekspresi clock genes postprandial mereka, glukosa plasma, insulin dan aktivitas peptida-1 peptida-1 (iGLP-1) dan dipeptidyl peptidase IV (DPP-IV).

"Studi kami menunjukkan bahwa sarapan memicu ekspresi gen siklus siklik yang tepat yang mengarah ke kontrol glikemik yang lebih baik," kata Jakubowicz.

"Baik pada individu sehat maupun penderita diabetes, konsumsi sarapan memperbaiki secara cepat ekspresi clock genes tertentu yang terkait dengan penurunan berat badan yang lebih efisien, dan dikaitkan dengan peningkatan kadar glukosa dan insulin setelah makan siang," bebernya.

Sebaliknya, pada hari-hari ujian yang hanya menampilkan makan siang, saat peserta melewatkan sarapan, clock genes yang terkait dengan penurunan berat badan, menyebabkan lonjakan gula darah dan tanggapan insulin yang buruk untuk sisa hari itu dan menunjukkan bahwa melewatkan sarapan menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan tanpa kejadian makan berlebih sepanjang hari.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
2 jam yang lalu
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
9 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
10 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
10 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
11 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved