Ini Perbedaan Imunisasi Campak dan Imunisasi Difteri

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:30 WIB
Ini Perbedaan Imunisasi...
Ini Perbedaan Imunisasi Campak dan Imunisasi Difteri
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek menjelaskan perbedaan imunisasi difteri dan campak. Menurut Nila, imunisasi campak memberikan imunitas pada tubuh dengan menetap.

Namun lain halnya dengan dengan imunisasi difteri. Imunisasi difteri hanya memberikan imunitas sementara, karena itu imunitas difteri harus dilakukan secara berulang.

"Kami mencoba lakukan penelitian antibodi masyarakat, ternyata memang rendah, hanya mencapai sekitar 60%. Saya kira ini membuktikan bahwa telah terjadi gap imunisasi di masyarakat. Dan memang setelah kita coba melihat orang yang tidak punya antibodi mungkin salah satunya karena penolakan atau tidak lengkapnya melakukan imunisasi,'' ujar Nila.

Sementara, pemberian imunisasi difteri menyasar 7,9 juta anak. Pemberian imunisasi ini menyasar anak usia 1—18 tahun diberikan secara gratis. Namun untuk usia di atas 18 tahun, saat ini belum diberikan secara gratis sehingga masyarakat harus mengeluarkan biaya secara swadaya atau sendiri.

"Imunisasi difteri, dilakukan saat bayi berusia 2 bulan setelah lahir, 3 bulan, dan 4 bulan, kemudain diulang pada usia 18 bulan. Setelah itu, imunisasi kembali diberikan saat anak kelas 1, kelas 2, dan kelas 5 sekolah dasar. Saat ini pengulangan akan dilakukan kepada anak-anak yang berusia 1 sampai 18 tahun,'' kata dia.

Difteri merupakan infeksi serius yang terjadi pada hidung dan tenggorokan. Penyakit yang sangat menular ini disebabkan oleh kuman corynebacterium diptheriare dan dapat menyerang orang, khususnya anak-anak yang tidak mempunyai kekebalan. Tingkat penularan difteri pun sangat tinggi karena penularan bakteri terjadi melalui percikan ludah saat bersin atau batuk sehingga sangat mudah menular.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
1 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
2 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
3 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
3 jam yang lalu
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved