Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Selasa, 26 Desember 2017 - 17:27 WIB
Mengatasi Tekanan Darah...
Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
A A A
JAKARTA - Tekanan darah tinggi masih menjadi momok. Ini karena dampak yang ditimbulkan yang erat dengan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan demensia vascular.

Tekanan darah tinggi dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan. Di Inggris, seperti dilansir Independent, satu dari tiga orang dewasa didiagnosis memiliki tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi, merupakan faktor risiko terbesar ketiga untuk penyakit dan kecacatan di Inggris, setelah merokok dan pola makan yang buruk.

Dalam sebuah penelitian, tekanan darah tinggi telah dikaitkan dengan berbagai pilihan gaya hidup selama bertahun-tahun, termasuk merokok, penggunaan internet yang berlebihan, hidup di bawah jalur penerbangan dan makan kentang.

Tidak ada kepastian terkait apa yang menyebabkan tekanan darah tinggi, namun beberapa aspek gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko penyakit itu. Kelebihan berat badan, terlalu banyak garam, kurang olahraga, alkohol, dan kurang tidur adalah beberapa hal yang bisa memicu tekanan darah tinggi.
Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Dibanding laki-laki, perempuan dinilai memiliki peluang lebih besar mengalami tekanan darah tinggi. Selain beberapa hal yang disebutkan di atas, perempuan yang sedang hamil, dianggap berpotensi besar mengalami hal itu.

Ketika seorang perempuan mengalami tekanan darah tinggi selama masa kehamilan, maka hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi. Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda sesering mungkin berkonsultasi dengan dokter.

Mengatasinya, gaya hidup sehat dinilai mampu mengurangi risiko bagi perempuan hamil, namun mereka yang berusia di atas 40 tahun, dengan Indeks Massa Tubuh (BMI) lebih tinggi dari 35, atau mereka yang telah meninggalkan jarak 10 tahun sejak kehamilan terakhir, maka berada pada resiko yang lebih besar.

Semakin tinggi tekanan darah, semakin besar kemungkinan dokter akan memilih untuk menginduksi kelahiran lebih awal atau mempertimbangkan operasi caesar.

Para peneliti menemukan beberapa hal yang dinilai bisa digunakan untuk obat. Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa coklat dapat menurunkan tekanan darah.

Penelitian tersebut menemukan bahwa konsumsi harian bubuk gelap atau coklat menyebabkan sedikit pengurangan tekanan darah.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
15 menit yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
1 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
1 jam yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
2 jam yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
2 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved