Ini Efek Lemak pada Tubuh

Minggu, 14 Januari 2018 - 01:32 WIB
Ini Efek Lemak pada...
Ini Efek Lemak pada Tubuh
A A A
JAKARTA - Lemak kerap dianggap sebagai musuh nomor satu bagi mereka yang mengidam-idamkan tubuh ramping. Namun, tahukan Anda bahwa lemak ternyata memiliki manfaat yang tidak sedikit untuk tubuh?

Di balik namanya yang cukup menakutkan, baru-baru ini para ilmuwan menemukan bahwa lemak memiliki manfaat untuk tubuh. Para peneliti menemukan sel dalam lemak mungkin sangat penting untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Diberitakan Independent, tim di Institut Kesehatan Nasional Amerika Sserikat telah melakukan penelitian dengan menggunakan tikus dan monyet untuk menganalisis sel-sel yang tersimpan dalam lemak.

Peneliti senior, Yasmine Belkaid dan timnya menemukan adanya sejenis sel kekebalan tubuh di tubuh lemak tikus yang disebut sel T memori. Sel ini diketahui melawan infeksi dari paparan sebelumnya terhadap patogen.

"Setelah terkena patogen, mereka memasang respons yang lebih kuat saat mereka bertemu lagi," terangnya.

Tikus bukan satu-satunya hewan yang tercatat menyimpan memori sel T di tubuh mereka yang gemuk. Sel memori yang terdeteksi di tubuh lemak monyet juga ditemukan untuk melawan infeksi secara efisien.

Ini berarti bahwa sel memori yang tersimpan dalam lemak kita juga mungkin memiliki fungsi yang lebih penting daripada yang direalisasikan sebelumnya.

"Jaringan lemak bukan hanya reservoir untuk sel memori, tapi sel memori tersebut memiliki fungsi yang disempurnakan," jelas Belkaid.
"Jaringan itu seperti ramuan ajaib yang bisa mengaktifkan sel T secara optimal," lanjut dia.

Anthony Ferrante, profesor kedokteran di Universitas Columbia meyakini temuan itu membuktikan bahwa lemak harus dianggap sebagai organ kekebalan tubuh bersama organ kekebalan lainnya, seperti kelenjar getah bening dan timus.

Kendati begitu, kelebihan berat badan yang secara berlebihan, memang bisa sangat merugikan kesehatan.

"Kita sekarang tahu bahwa lemak viseral, yang terutama di dalam dan di sekitar organ tubuh seperti hati, berbeda dengan lemak subkutan dan terlalu banyak mengurangi sensitivitas tubuh kita terhadap insulin kita sendiri," papar GP dan Medical Direktur Lighterlife Inggris, Matthew Capehorn.

"Dengan bertambahnya berat atau berlebih, kerusakan bisa terjadi pada sel-sel di pankreas, membuat masalah ini menjadi jauh lebih buruk," lanjut dia.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
15 menit yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
1 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
1 jam yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
2 jam yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
2 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved