Kunyit Terbukti Atasi Pikun

Selasa, 30 Januari 2018 - 11:08 WIB
Kunyit Terbukti Atasi...
Kunyit Terbukti Atasi Pikun
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menemukan kunyit mampu mengatasi masalah alzhaimer atau kepikunan. Kandungan kurkumin pada kunyit berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan.

Kunyit telah lama menjadi makanan pokok bagi warga lanjut usia di India. Dilansir Independent, para ahli menduga kebiasaan ini membuat India menjadi negara dengan tingkat penderita alzheimer rendah dan kinerja kognitif penduduk yang lebih baik.

Penelitian yang dilakukan University of California, Los Angeles ini telah memeriksa efek kunyit pada orang-orang yang menderita kepikunan karena faktor usia.

"Cara kerja kurkumin belum bisa dipastikan tapi, mungkin ini terkait dengan kemampuannya untuk mengurangi peradangan otak yang dikaitkan dengan penyakit alzheimer dan depresi," kata pemimpin penelitian, Dr Gary Small.

Diterbitkan dalam the American Journal of Geriatric Psychiatry, penelitian melibatkan 40 responden yang mengalami kepikunan pada rentang usia usia 50-90 tahun.

Setengah dari mereka diberi kurkumin sebanyak 90 miligram dua kali sehari selama 18 bulan, sisanya diberi plasebo atau obat palsu tanpa khasiat apa pun. Peneliti memantau tingkat kurkumin dalam darah.

Selain itu, mereka juga menjalani penilaian kognitif serta pemindaian positron emission tomography (PET) untuk mengamati proses metabolisme tubuh. Hasilnya ditemukan, responden yang mengonsumsi kurkumin mengalami peningkatan yang signifikan baik dalam memori atau suasana hati. Tes ingatan juga menunjukan peningkatan daya ingat sebesar 28%.

Selain itu, ditemukan juga perbaikan ringan dalam keseluruhan emosi responden. Namun, peneliti berencana untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah responden yang lebih banyak. Peneliti ingin mengetahui, apakah hasilnya bervariasi sesuai dengan usia orang atau risiko genetik mereka terhadap alzheimer.

"Kurkumin juga berpotensi untuk menyembuhkan depresi ringan. Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi kurkumin ini bisa memberi manfaat kognitif yang berarti selama bertahun-tahun," tandasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
11 jam yang lalu
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
12 jam yang lalu
Kisah Inspiratif Suparto:...
Kisah Inspiratif Suparto: Bangkit dari Keterbatasan Lewat Konten eFootball Timnas
12 jam yang lalu
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
13 jam yang lalu
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
13 jam yang lalu
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
13 jam yang lalu
Infografis
Terbukti Monopoli, KPPU...
Terbukti Monopoli, KPPU Denda Google Rp202,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved