Ini Bahaya Mengenakan Pakaian Baru, Tanpa Dicuci

Kamis, 22 Februari 2018 - 06:28 WIB
Ini Bahaya Mengenakan...
Ini Bahaya Mengenakan Pakaian Baru, Tanpa Dicuci
A A A
JAKARTA - Sebagian besar dari kita mungkin akan langsung mengenakan setiap pakaian yang baru dibeli. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan itu memiliki risiko terhadap kesehatan.

Diberitakan Independent, dokter kulit telah mengungkapkan mengapa Anda benar-benar perlu mencuci pakaian baru terlebih dahulu, sebelu dipakai.

Pakaian baru yang langsung dikenakan, selain menjadi tidak sehat, Anda juga membayangkan bahwa ada banyak orang sebelum Anda yang mencoba baju itu. Mengenakan pakaian baru tanpa terlebih dahulu dicuci juga bisa menimbulkan beberapa konsekuensi yang sangat berat.

Donald Belsito, profesor dermatologi di Columbia University Medical Center mengatakan mengenakan pakaian yang dibeli dari toko yang tidak dicuci dapat menyebabkan iritasi kulit, kudis, kutu, atau bahkan jamur.

Sebab, tidak menutup kemungkinan orang sebelum Anda yang urung membeli, menyebarkan hama ke baju itu. Kutu adalah salah satu ancaman yang mungkin disebarkan oleh orang sebelum Anda.

Berbicara di acara Today, Belsito mengingat kejadian, di mana kutu dan kudis mungkin ditularkan dari orang-orang yang sempat menjajal baju yang Anda beli.

Selain itu, pakaian yang dibeli di toko juga bisa menjadi tuan rumah berbagai bahan kimia yang bisa mendatangkan malapetaka pada kulit.

Menurut ahli dermatologi Lindsey Bordone dari Columbia University Medical Center, mencuci baju baru sebelum mengenakannya, meski dipesan secara online adalah hal yang sangat penting.

"Ketika pakaian dikirim, mereka juga dijaga dengan beberapa bahan pengawet sehingga jamur tidak akan tumbuh pada pakaian selama proses pengiriman jika ada kelembaban," kata dia.

Salah satu bahan kimia yang menempel pada pakaian baru adalah resin formaldehid yang biasa digunakan untuk mencegah jamur dan menjaga pakaian bebas kerut.

Namun, pakaian dengan formaldehid dapat menyebabkan reaksi parah, seperti eksim, terutama bila formaldehid melebihi kadar kimia yang diizinkan. Selain itu, pewarna pada pakaian juga bisa menimbulkan reaksi alergi. Beberapa risiko itu dinilai akan hilang ketika membiasakan diri untuk mencuci pakaian yang baru dibeli.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
7 jam yang lalu
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
8 jam yang lalu
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
11 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
11 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
14 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved