Ini Perbedaan Antara Sakit Kepala Biasa dengan Migrain

Rabu, 07 Maret 2018 - 10:30 WIB
Ini Perbedaan Antara...
Ini Perbedaan Antara Sakit Kepala Biasa dengan Migrain
A A A
JAKARTA - Migrain dan sakit kepala biasa merupakan dua kondisi yang berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan kedua kondisi ini. Karena itu guna mendapatkan pengobatan yang tepat, pastikan Anda mengetahui perbedaan antara migrain dan sakit kepala.

Ahli saraf dari Klinik Ortopedi Kerlan-Jobe di Los Angeles, dr Vernon Williams menjelaskan bahwa sakit kepala dan migrain disebabkan oleh keadaan pembuluh darah, otot dan saraf di kepala yang terlalu terangsang.

"Bila struktur sensitif nyeri ini menjadi terlalu aktif atau aktivitas kimia di otak berubah, maka akan merasakan sakit kepala yang membuat tidak nyaman," ujar dr Vernon seperti dilansir dari The List.

Berikut perbedaan antara migrain dan sakit kepala biasa yang harus diketahui.

1. Letak sakit

Sakit kepala umumnya akan menyebabkan rasa sakit di bagian depan, belakang atau atas kepala. Untuk migrain, sensasi sakit yang muncul
lebih spesifik yaitu di belakang mata.

2. Lamanya sakit

Ahli bedah migrain di Houstondr, dr Mark Khorsandi mengatakan, durasi sakit kepala akan berlangsung selama 30 menit atau beberapa jam. Namun, kondisi ini akan mereda setelah mengonsumsi obat pereda sakit kepala.

"Pasien migrain sering menggambarkan rasa sakit saat berdenyut dan bisa bertambah buruk saat mereka mencoba melakukan aktivitas sehari-hari," kata dr Khorsandi.

3. Gejala tambahan

Dengan intensitas yang berbeda-beda, sakit kepala bisa diredakan. Rasa sakit ini tidak memunculkan gejala tambahan yang mengiringi sakit kepala. Berbeda dengan migrain, kondisi ini disertai dengan gejala tambahan seperti berdenyut, gangguan penglihatan atau penglihatan kabur dan terjadi kepakaan terhadap cahaya serta mual.

4. Respons terhadap obat
Pada sakit kepala biasa, pemberian obat pereda sakit biasa mampu meredakan sensasi sakit. Sementara migrain tidak akan merespons semua jenis obat. Migrain hanya akan mereda setelah mengonsumsi obat resep dokter dan efeknya akan terasa setelah beberapa waktu.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
42 menit yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
1 jam yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
2 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
2 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
4 jam yang lalu
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved