Faktor Genetik Bisa Bikin Susah Bangun Pagi

Selasa, 20 Maret 2018 - 04:09 WIB
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Bikin Susah Bangun Pagi
A A A
JAKARTA - Peneliti menemukan alasan mengapa seseorang sulit bangun pagi, salah satunya karena pengaruh genetik. Perbandingannya, 1 dari 75 orang memiliki mutasi genetik yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan bangun dan beranjak dari tempat tidur di pagi hari.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa setiap orang memiliki golongan yang berbeda, yakni orang pagi dan orang malam. Orang pagi merupakan orang-orang yang lebih produktif di pagi hari. Kebalikan dengan orang pagi, orang malam lebih nyaman melakukan pekerjaan di siang hingga malam hari.

Dilansir The Sun, ada penjelasan ilmiah mengapa seseorang sulit bangun dan bekerja pagi. Dalam penelitian mengidentifikasi apa yang disebut mutasi genetik yang bisa menjelaskan mengapa seseorang terjaga hingga larut malam dan sulit bangun pagi.

Ditemukan bahwa mutasoi gen CRY1 memperlambat jam biologis internal tubuh yang membuat seseorang kapan merasa mengantuk di malam hari dan bangun pagi. Mereka yang memiliki gen ini diketahui memiliki jam biologis yang berbeda.

"Dibandingkan dengan mutasi lain yang telah dikaitkan dengan gangguan tidur, ini adalah perubahan genetik yang cukup berpengaruh," kata Profesor Michael Young, pemimpin tim Amerika Sserikat dari The Rockefeller Universitas.

Young menilai mutasi ini didiagnosis dengan gangguan fase tidur tertuda (DSPD). Kondisi ini biasanya ditandai dengan merasa segar dan enerjik di waktu istirahat atau tidur. Selain itu, orang dengan DSPD juga memiliki kesulitan untuk beraktivitas di pagi hari.

Jika penderita DSPD dipaksa untuk bangun pagi, hal ini berakibat munculnya insomnia serta merasakan kelelahan yang ekstra. Namun kabar baiknya, banyak orang dengan DSPD mengatasi kondisi ini atau mengontrol kondisi tidur mereka dengan mematuhi jadwal.

“Seperti kebiasaan merokok, ada terapi yang dapat kita lakukan untuk membantu masalah genetik ini sebelum beralih ke obat-obatan. Bila Anda atau kerabat mengalami kesulitan untuk mengikuti jam kantor atau sekolah, segeralah berkonsultasi ke ahli tidur untuk mendapatkan terapi sesuai,” tandasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
54 menit yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
1 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
2 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
3 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
4 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
4 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved