Miss Indonesia Alya Nurshabrina Beri Motivasi di Vocale Market 2018
Minggu, 01 April 2018 - 17:43 WIB
Miss Indonesia Alya Nurshabrina Beri Motivasi di Vocale Market 2018
A
A
A
BANDUNG - Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina menghadiri acara Vocale Market 2018 Universitas Parahyangan, Sabtu (31/3/2018). Dalam acara yang digelar Convention Hall, Luxury Hotel, Bandung itu, Alya memberikan edukasi dan motivasi kepada para pengunjung.
Vocale market 2018 adalah sebuah kegiatan dengan menampilkan lifestyle bazzar yang bertema nusantara,dengan mengedepankan produk lokal. Kegiatan ini pertama kali digelar oleh mahasiswa Unpar yang menyuguhkan berbagai macam konten acara salah satunya workshop tentang edukasi dan motivasi dengan menghadirkan pembicara salah satunya Miss Indonesia 2018.
Di hadapan para pengunjung Vocale Market 2018, Alya, yang juga alumni Unpar Bandung, memberikan edukasi dan motivasi bertema Empowering Education with Creativity. Edukasi ini bertujuan untuk menggali potensi diri yang ada yang nantinya dapat dikembangkan di masyarakat dan sekaligus dapat berguna untuk seluruh kalangan.
Sebagai Miss Indonesia yang dipilih oleh masyarakat, dirinya mengaku bahwa pada acara ini mencoba untuk memberikan inspirasi dan motivasi dari pengalamannya untuk mengembangkan potensi diri di masyarakat.
“Saya memotivasi teman-teman pemuda untuk do something ketika ada masalah atau isu sosial di sekeliling kita. Contoh yang disampaikan cukup umum, kasih gambaran dan motivasi dan juga misalkan kita ingin berbuat sesuatu tapi kita belum tahu gimana caranya, kita bisa lihat dulu di sekitar kita ada apa, lalu start with whatever we have and from wherever we are, yang penting kita mau belajar dan berani berbuat sesuatu,” tutur Alya.
Sementara itu Yasmin Fairuz, salah satu mahasiswa Unpar mengatakan, dipilihnya Miss Indonesia 2018 menjadi salah satu pembicara karena latar belakang Alya atas kegiatan-kegiatannya yang selama ini banyak memberikan edukasi dan motivasi serta inspirasi kepada masyarakat, khususnya anak muda.
“Alasan mengundang Miss Indonesia karena kita mengambil tema tentang Empowering Education with Creativity dan kita sandingkan dengan satu kelas. Background Alya yang memang sering mengadakan acara-acara atau sering mengikuti acara-acara yang mengedukasi,” kata dia.
Diharapkan dengan digelarnya acara Vocale Market 2018 dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat Indonesia dan dapat memacu anak muda untuk terus kreatif dan berkontribusi di masyarakat.
“Sebagai salah satu programnya Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) UNPAR, saya salut dan bangga atas kinerja teman-teman. Acaranya bagus, bermanfaat, dan tereksekusi dengan baik. Semoga kedepannya LKM terus memproduksi acara-acara yang ga kalah keren lagi dari Vocalé Market. Terlebih lagi, sejatinya acara-acara seperti ini adalah sebagai wadah bagi pelajar untuk mengasah soft skill. Sehingga semoga baik pihak panitia maupun peserta acara dapat mengajak lebih banyak pemuda lagi untuk aktif belajar dan mengasah soft skill di bangak kesempatan. Belajar tidak berhenti ketika keluar dari ruang kelas, justru belajar baru mulai ketika kita melangkah ke dunia nyata. Semoga konten ilmu yang dibagikan kemarin menjadi bekal teman-teman semuanya,” tutur Alya.
Vocale market 2018 adalah sebuah kegiatan dengan menampilkan lifestyle bazzar yang bertema nusantara,dengan mengedepankan produk lokal. Kegiatan ini pertama kali digelar oleh mahasiswa Unpar yang menyuguhkan berbagai macam konten acara salah satunya workshop tentang edukasi dan motivasi dengan menghadirkan pembicara salah satunya Miss Indonesia 2018.
Di hadapan para pengunjung Vocale Market 2018, Alya, yang juga alumni Unpar Bandung, memberikan edukasi dan motivasi bertema Empowering Education with Creativity. Edukasi ini bertujuan untuk menggali potensi diri yang ada yang nantinya dapat dikembangkan di masyarakat dan sekaligus dapat berguna untuk seluruh kalangan.
Sebagai Miss Indonesia yang dipilih oleh masyarakat, dirinya mengaku bahwa pada acara ini mencoba untuk memberikan inspirasi dan motivasi dari pengalamannya untuk mengembangkan potensi diri di masyarakat.
“Saya memotivasi teman-teman pemuda untuk do something ketika ada masalah atau isu sosial di sekeliling kita. Contoh yang disampaikan cukup umum, kasih gambaran dan motivasi dan juga misalkan kita ingin berbuat sesuatu tapi kita belum tahu gimana caranya, kita bisa lihat dulu di sekitar kita ada apa, lalu start with whatever we have and from wherever we are, yang penting kita mau belajar dan berani berbuat sesuatu,” tutur Alya.
Sementara itu Yasmin Fairuz, salah satu mahasiswa Unpar mengatakan, dipilihnya Miss Indonesia 2018 menjadi salah satu pembicara karena latar belakang Alya atas kegiatan-kegiatannya yang selama ini banyak memberikan edukasi dan motivasi serta inspirasi kepada masyarakat, khususnya anak muda.
“Alasan mengundang Miss Indonesia karena kita mengambil tema tentang Empowering Education with Creativity dan kita sandingkan dengan satu kelas. Background Alya yang memang sering mengadakan acara-acara atau sering mengikuti acara-acara yang mengedukasi,” kata dia.
Diharapkan dengan digelarnya acara Vocale Market 2018 dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat Indonesia dan dapat memacu anak muda untuk terus kreatif dan berkontribusi di masyarakat.
“Sebagai salah satu programnya Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) UNPAR, saya salut dan bangga atas kinerja teman-teman. Acaranya bagus, bermanfaat, dan tereksekusi dengan baik. Semoga kedepannya LKM terus memproduksi acara-acara yang ga kalah keren lagi dari Vocalé Market. Terlebih lagi, sejatinya acara-acara seperti ini adalah sebagai wadah bagi pelajar untuk mengasah soft skill. Sehingga semoga baik pihak panitia maupun peserta acara dapat mengajak lebih banyak pemuda lagi untuk aktif belajar dan mengasah soft skill di bangak kesempatan. Belajar tidak berhenti ketika keluar dari ruang kelas, justru belajar baru mulai ketika kita melangkah ke dunia nyata. Semoga konten ilmu yang dibagikan kemarin menjadi bekal teman-teman semuanya,” tutur Alya.
(alv)