Kisah Maestro Keroncong Waldjinah Diangkat ke Layar Lebar

Rabu, 04 April 2018 - 00:07 WIB
Kisah Maestro Keroncong...
Kisah Maestro Keroncong Waldjinah Diangkat ke Layar Lebar
A A A
SOLO - Kisah perjalanan hidup maestro musik keroncong Waldjinah rencananya akan dibuat ke layar lebar. Film garapan sutradara Rako Prijanto ini akan mengangkat sisi humanis penyanyi berjuluk Si Walang Kekek tersebut.

Jalan cerita diambil dari buku biografi Waldjinah dengan judul Waldjinah Sang Maestro yang ditulis Ning Hening Yulia.

“Ada kisah bagaimana ibu (Waldjinah) sama kucing dan kerbaunya. Pokoknya diambil dari sisi humanis,” kata Ning Hening Yulia saat mendampingi Waldjinah bertemu Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Senin (2/4/2018).

Film ini juga akan mengangkat sisi lain Waldjinah di balik panggung, termasuk bagaimana sang maestro menjalani dan mempertahankan musik keroncong dari empat masa, dari masa revolusi, orde lama, orde baru, dan orde reformasi. Dengan segala hambatan dan terjangan beragam musik masa kini, Wadjinah tetap eksis dengan keroncong asli.

Pesan dalam film yang akan disampaikan adalah bagaimana Waldjinah konsisten dalam melestarikan keroncong, meski diserbu musik campursari, dangdut, dan lainnya, Wadjinah tetap setia dengan keroncong. Sementara, Waldjinah mengaku belum tahu bagaimana nanti bentuk cerita dari film yang mengangkat kisah perjalanan hidupnya.

Meski demikian, dia mengaku senang dan mengapresiasi ide Ning Hening Yulia untuk memfilmkan cerita hidupnya. Perempuan berusia 72 tahun tersebut berharap keroncong tetap dapat hidup di zaman sekarang.

“Anak-anak kita tidak boleh lupa dengan keroncong. Karena keroncong itu yang punya hanya Indonesia,” tegas Waldjinah. Selain bermain film, Waldjinah ternyata juga memiliki keinginan lain.

Yakni berduet bernyanyi keroncong dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Lagu yang ingin dinyanyikan adalah Bengawan Solo ciptaan mestro keroncong Gesang.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku secara prinsip sepakat untuk nguri-uri (melestarikan) keroncong karena asli Indonesia.

“Pemkot pada tahun 2009 juga telah mencanangkan Solo sebagai Kota Keroncong,” ucap Rudy.
(tdy)
Berita Terkait
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
43 menit yang lalu
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
2 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
4 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
16 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved