Tak Banyak Produsen yang Mampu Memproduksi Sendiri Batik
Kamis, 19 April 2018 - 12:30 WIB
Tak Banyak Produsen yang Mampu Memproduksi Sendiri Batik
A
A
A
SEMARANG - Tak banyak produsen yang mampu memproduksi sendiri batik hingga menjualnya ke pasaran. Namun, bagi owner Batik Benang Ratu, Maria Eunike, hal itu dinilainya mampu membuat harga yang dijual lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi.
"Tidak banyak produsen yang bisa melakukannya, mencetak hingga memasarkannya. Hanya produsen yang besar saja," kata Maria saat acara Grand Opening Batik Benang Ratu Cabang Setiabudi, di kawasan Ngesrep, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/4/2018). Batik Benang Ratu Setiabudi ini merupakan cabang keempat.
Menurut dia, dengan sistem yang memotong rantai distribusi akan membuat harga lebih efisien. "Harga yang dijual di sini harga pabrik, yang kami jual ke end user (pengguna). Jadi harganya bisa lebih murah," ujar dia.
Sehingga pihaknya juga menyediakan busana batik yang sudah jadi dan kain batik untuk konsumen yang ingin menjahit sesuai keinginannya. Untuk batik kemeja, harganya mulai dari Rp52.000 per potong, sedangkan untuk kainnya mulai dari Rp25.000 per dua meter.
Sementara, untuk kain kelas premium, dijual mulai dari Rp69.000 per dua meter kain. "Di sini (Batik Benang Ratu) menyediakan produk untuk semua segmen, kelas menengah ke bawah dan ke atas," kata Maria.
Dia menambahkan, pihaknya juga menerima pesanan bagi konsumen yang ingin menggunakan batik sesuai keinginannya. Namun dengan catatan minimal pemesanannya setara dengan panjang kain
"Tidak banyak produsen yang bisa melakukannya, mencetak hingga memasarkannya. Hanya produsen yang besar saja," kata Maria saat acara Grand Opening Batik Benang Ratu Cabang Setiabudi, di kawasan Ngesrep, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/4/2018). Batik Benang Ratu Setiabudi ini merupakan cabang keempat.
Menurut dia, dengan sistem yang memotong rantai distribusi akan membuat harga lebih efisien. "Harga yang dijual di sini harga pabrik, yang kami jual ke end user (pengguna). Jadi harganya bisa lebih murah," ujar dia.
Sehingga pihaknya juga menyediakan busana batik yang sudah jadi dan kain batik untuk konsumen yang ingin menjahit sesuai keinginannya. Untuk batik kemeja, harganya mulai dari Rp52.000 per potong, sedangkan untuk kainnya mulai dari Rp25.000 per dua meter.
Sementara, untuk kain kelas premium, dijual mulai dari Rp69.000 per dua meter kain. "Di sini (Batik Benang Ratu) menyediakan produk untuk semua segmen, kelas menengah ke bawah dan ke atas," kata Maria.
Dia menambahkan, pihaknya juga menerima pesanan bagi konsumen yang ingin menggunakan batik sesuai keinginannya. Namun dengan catatan minimal pemesanannya setara dengan panjang kain
(alv)