One Piece Ungkap Petunjuk Perang Baru yang Sudah Lama Dinanti

Selasa, 15 Mei 2018 - 18:30 WIB
One Piece Ungkap Petunjuk...
One Piece Ungkap Petunjuk Perang Baru yang Sudah Lama Dinanti
A A A
JAKARTA - Perang sudah menjadi salah satu ciri khas One Piece. Keseruan pertarungan ini pulalah yang paling dinantikan para penggemarnya dan sang pencipta manga ini, Eiichiro Oda, pun sepertinya tahu betul akan hal tersebut.

Oda ternyata sudah mempersiapkan perang yang bakal dahsyat di kisah selanjutnya petualangan Monkey D Luffy dan kru Topi Jeraminya saat mengarungi lautan. Weekly Shonen Jump pun memberikan update terakhir di chapter terbaru One Piece.

Di chapter ini, fans bisa berfokus pada Sabo. Di saat kisah Reverie terus melaju, pembaca bisa melihat bagaimana Pasukan Revolusioner bereaksi terhadap apa yang terjadi di Whole Cake Island. Sabo kemudian berbincang dengan ayah Luffy, Monkey D Dragon.

“Sabo, kita seharusnya menyelesaikan rencana operasi sebelummereka sampai di sana. Tahun ini Reverie, akhirnya sudah saatnya bagi kita,” ujar Dragon, pemimpin Pasukan Revolusioner, seperti dikutip ComicBook.com.

“Ya, itu akan menjadi deklrasi kita akan perang terhadap Celestial Dragons,” ujar Sabo.

Ucapan Sabo itu mungkin sesuatu yang sudah lama dinantikan para penggemar. Fans tentu sudah tahu hanya masalah waktu sebelum Pasukan Revolusioner serius terhadap Pemerintah Dunia.

Sejak dibentuk, milisi ini sudah merekrut pasukan dan membebaskan pulau-pulau di bawah kekuasaan Celestial Dragons. Tapi, rencana mereka biasanya dalam skala kecil. Di masa lalu, pertemuan Reverie digelar utuk mengecam Pasukan Revolusioner karena pasukan itu mengancam Pemerintah Dunia dan itu belum berubah. Sementara, nama Monkey D Dragon jadi lebih ditakuti dan sepertinya dia punya cukup kekuatan di belakangnya untuk menantang Pemerintah Dunia.

Sekarang, belum bisa dikatakan bagaimana deklarasi perang itu akan dilakukan. Tapi, fans bisa berasumsi itu tidak akan berjalan mulus. Reverie menandai masa yang penting ketika semua kekuatan berkuasa di dunia bertemu, sehingga penyusup tidak akan dianggap enteng. Pasukan Revolusioner harus membuat rencana yang benar-benar matang jika mereka berniat mengganggu jalannya pertemuan tersebut.
(alv)
Berita Terkait
Pertama di Asia, One...
Pertama di Asia, One Piece Cafe Buka di Senayan Park
Garling Figarland Terungkap...
Garling Figarland Terungkap sebagai Pemimpin Ksatria Suci di One Piece, Ayah Shanks?
Keluarga Pendiri Pemerintah...
Keluarga Pendiri Pemerintah Dunia yang Diketahui di One Piece Sejauh Ini
Wujud Monster 5 Gorosei...
Wujud Monster 5 Gorosei dalam One Piece, Ini Kekuatannya!
Spoiler One Piece 1106,...
Spoiler One Piece 1106, Luffy Bangkit Langsung Melawan Kizaru
Spoiler One Piece 1108:...
Spoiler One Piece 1108: Wujud Baru Saturn hingga Vegapunk Bocorkan Rahasia Dunia
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
1 jam yang lalu
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
2 jam yang lalu
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
3 jam yang lalu
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
3 jam yang lalu
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved