Sambangi Asia, Yanni Pilih Konser di Candi Prambanan

Rabu, 04 Juli 2018 - 14:32 WIB
Sambangi Asia, Yanni...
Sambangi Asia, Yanni Pilih Konser di Candi Prambanan
A A A
YOGYAKARTA - Yanni, musisi dan komposer kelas dunia asal Yunani akan unjuk kebolehan di komplek mahakarya Candi Prambanan pada 20 Oktober mendatang lewat tajuk Yanni 25 Acropolis.

Dalam tur konsernya, dari semua negara di Asia, pemilik album Live at the Acropolis dengan penjualan terlairs kedua dunia, setelah Thriller miliki Michael Jackson ini hanya akan tampil di Indonesia, tepatnya di kompleks Candi Prambanan bagian timur.

Bahkan, dia begitu antusias saat diminta PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko serta Rajawali lndonesia Communication yang menjadi promotor untuk memperlihatkan musikalitasnya di depan penggemarnya di Indonesia.

Maklum, Yanni seorang musisi yang berusaha tampil di situs-situs bersejarah. Hal itu sudah terlihat saat dia membuat video klip The Acrpolis of Athens yang memperlihatkan situs bersejarah di Athena, Yunani. Situs itu merupakan salah satu tempat bersejarah yang dimiliki dunia dan ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage Site. Demikian dengan Candi Prambanan yang dibangun sejak abad ke-9.

Music dan video klip yang menggugah ini membuat album Live at the Acropohs menjadi salah satu siaran paling populer dari PBS dengan jumlah penonton 500 juta orang di 65 negara. Selain itu, Yanni juga pernah tampil di situs bersejarah, antara lain Taj Mahal di india, Forbidden City di China, Kremlin di Rusia, Kastil El Morro di Puerto Rico, Kota Kuno Byblos di Lebanon, Roman Theatre of Carthage di Tunisia, dan Burj Khalifa di United Emirater Arab.

CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi mengatakan penampilan Yanni sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya, dulu dia pernah mengungkap akan tampil di Indonesia dan itu hanya akan terjadi di Candi Borobudur. Namun, momen 25 tahun Yanni bermusik, Anas menawinya tampil di Candi Prambanan.

“Saya cari informasi selama 4 bulan soal Yanni dan ternyata saat kita tawari, dia begitu antusias. Malah, kita dapat ekslusif di Asia. Artinya dia hanya akan tampil di sini dari negara yang ada di Asia,” kata Anas.

Menariknya, musisi yang diperbolehkan menggelar konser di situs-situs bersejarah, sejauh ini baru Yanni saja. Hal itu terjadi karena Yanni memiliki konsep musik ”One World, One Human”, di mana konsep tersebut mampu menyampaikan bahasa secara universal melalui musik-musiknya yang sublim, magis dan indah.
(tdy)
Berita Terkait
Pengelolaan Royalti...
Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik Belum Maksimal
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Mahalini Sukses Kuras...
Mahalini Sukses Kuras Emosi Penonton Titik Kumpul Festival Dengan Lagu-Lagu Galau
MNC Peduli Berikan Pelatihan...
MNC Peduli Berikan Pelatihan Musik untuk Siswa Sekolah Alam Tunas Mulia
Aksi Panggung Barasuara...
Aksi Panggung Barasuara Hibur Pengunjung M Bloc Space
Rayakan 28 Tahun Berkarya,...
Rayakan 28 Tahun Berkarya, Jikustik Gelar Roadshow 28 Kota
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
8 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
8 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
9 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
9 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
10 jam yang lalu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved