Efek Susu Kental Manis untuk Kesehatan

Sabtu, 07 Juli 2018 - 16:08 WIB
Efek Susu Kental Manis...
Efek Susu Kental Manis untuk Kesehatan
A A A
JAKARTA - Susu kental manis yang beredar di pasaran selama ini mengandung lebih banyak gula dan lemak dibandingkan protein. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan setiap hari, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan.

"Dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) jelas kalau gula dikonsumsi terlalu tinggi, garam, lemak terlalu tinggi dikonsumsi itu mengganggu kesehatan kita, apalagi jika mengetahui itu dapat menyebabkan diabetes. Misal ada makanan dengan gula yang tinggi, jangan sering-sering dikonsumsi," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews.

Selama ini, masyarakat menilai susu kental manis baik untuk dikonsumsi setiap hari. Bahkan banyak di antaranya yang memberikan susu jenis ini kepada balita.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari menekankan susu tersebut sama sekali tidak dianjurkan dikonsumsi setiap hari apalagi untuk balita. Susu kental manis juga tidak untuk memenuhi nutrisi.

"Kalau anak banyak (konsumsi) gula dia nanti akan kurang makan makanan yang lain, padahal dia butuh (selain gula) protein. Ini yang kita hindari," kata Kirana.

Hal yang sama juga berlaku pada usia dewasa. Kirana menjelaskan, bahwa kecukupan gizi untuk usia dewasa ada ukurannya, sama seperti balita. Usia dewasa juga tidak dianjurkan mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu banyak kandungan gulanya. Secara program, Kemenkes telah mensosialisasikan aturan angka kecukupan gizi dan isi piringku.

"Kalau orangtua ini kurang informasi tentang kecukupan gizi anak, mereka bisa salah. Kami akan memperluas informasi mengenai pemberian makanan pada bayi dan anak," jelasnya.

Kirana mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orangtua untuk lebih memahami bahwa susu kental manis bukan susu yang harus dikonsumsi setiap hari karena mengandung banyak gula dan lemak. Sedangkan, yang dibutuhkan oleh anak adalah susu yang mengandung banyak protein.

"SKM (susu kental manis) bisa dikonsumsi untuk makanan yang sifatnya tidak pokok. Jadi untuk kecukupan gizinya diusahakan mengurangi konsumsi SKM. SKM hanya dikonsumsi sebagai pelengkap makanan seperti topping dan tidak dikonsumsi secara sering," tutup Kirana.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
25 menit yang lalu
BTS Jadi Magnet di Final...
BTS Jadi Magnet di Final Piala Dunia 2026, Justin Bieber hingga Tom Cruise Datang Menyapa
55 menit yang lalu
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesias First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
1 jam yang lalu
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
1 jam yang lalu
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
1 jam yang lalu
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
1 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved