Gurih-Pedas Sego Pecel Omah Cemara

Minggu, 08 Juli 2018 - 11:43 WIB
Gurih-Pedas Sego Pecel...
Gurih-Pedas Sego Pecel Omah Cemara
A A A
YOGYAKARTA - Selain identik dengan sate ayam, lontong tahu, dan rawon, Blora juga memiliki menu tradisional khas lain, yaitu nasi pecel.

Meski belum populer seperti halnya nasi pecel dari Madiun, nasi pecel Blora tak kalah enak dan punya kekhasan dari sisi penyajiannya.Cara penyajian menggunakan bungkus atau alas daun jati menjadi keunikan sekaligus kekhasan nasi pecel asal Blora.

Selain tentu saja bumbu dasarnya yang semua memakai bahan baku asli kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan dengan Jawa Timur itu. Hanya, nasi pecel Blora memang kurang familier bagi penikmat makanan di daerah lain. Makanya, salah seorang warga Blora yang sekarang bermukim di Sleman, Yogyakarta, Adi Prabowo, terdorong untuk memperkenalkan nasi pecel asal daerahnya itu.

Caranya dengan membuka rumah makan khas Blora yang diberi nama Omah Cemara Sego Pecel Blora. “Motivasi saya membuka rumah makan ini karena ingin mengusung makanan khas Blora di Sleman,” kata Adi, yang membuka Omah Cemara sejak lima tahun lalu. Nasi pecel Blora umumnya disajikan dengan alas daun jati.

Namun, di Omah Cemara, menu tersebut tersaji menggunakan alas daun pisang. Meski begitu, cita rasanya tetap sama dengan nasi pecel khas Blora kebanyakan. Di samping penyajian, yang membedakan nasi pecel Blora di Omah Cemara dengan nasi pecel di tempat lain adalah cara pengolahannya.

Di sini, bahan-bahan pembuat pecel yang didatangkan langsung dari Blora, diolah secara tradisional dan handmade. Misalkan kacang tanah yang ditumbuk dan disangan pada wajan tanah liat, lalu dicampur dengan bahan baku lain seperti cabai rawit, gula merah, kencur, dan daun jeruk.

Bumbu kacang inilah yang menjadikan pecel Blora memiliki paduan cita rasa gurih, manis, dan pedas yang pas. Pedasnya muncul, tapi tidak menonjol seperti pecel Madiun. Manisnya juga terasa, tapi tidak semanis masakan selera orang Yogya. Sementara kacang yang disangan (digoreng di wadah tanah liat tanpa minyak), sangat terasa gurihnya.

Sego pecel ini disajikan dengan tambahan topping berupa kerupuk gendar dan peyek kacang. Pelengkap lain ada lah sayuran berupa taoge, kacang pan jang, sawi putih, bayam, kenikir, ke ci pir, dan kembang turi yang kemudian disiram dengan si bumbu kacang tadi.

Kekhasan sego pecel ini sudah dikenal di kalangan masyarakat Sleman. Harga seporsi nasi pecel Blora sangat terjangkau, yaitu Rp9.000. Namun, harga tersebut belum termasuk lauk pendamping lain yang jenisnya beraneka macam, seperti ayam goreng kampung, lele asap, pecel lele, bebek, telur asin, mendoan, dan bakwan.

Menu lain lagi ada tahu lontong, lotek, gado-gado, nasi goreng, spageti, pempek-pempek, dan pisang goreng. Untuk menu minuman, variannya ada teh porong, teh leci, kopi blora cokelat spesial, dan wedang uwuh. “Target pelanggan kami adalah pegawai-pegawai kantor Pemda dan keluarga,” ujar Adi.

Omah Cemara Sego Pecel Blora beroperasi pukul 07.30-21.00 WIB. Selain nuansa interior yang cozy, Adi juga melengkapi rumah makannya dengan meeting room yang mampu menampung 100 orang, termasuk VIP room untuk rapat 10-15 orang.

Pelanggan nasi pecel Blora Omah Cemara, Titis Oen mengaku, dalam satu minggu pasti harus mampir ke warung favoritnya itu. Perias pengantin kondang asal Sleman tersebut bisa menghabiskan waktu berjam-jam di sana, sambil bertemu klien atau sekadar melepas penat.

“Suasana nyaman serta sajiannya yang enak membuat saya betah. Saya di sini seperti di rumah sendiri karena dengan pemilik atau karyawannya sudah akrab,” ujar Titis. Kepada kliennya, Titis bahkan kerap mengajak melakukan sesi foto dan video pre-wedding di Omah Cemara. “Sudut-sudut di warung ini kan bagus, Jawa banget,” katanya lagi. (Priyo Setyawan)
(nfl)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Hidangan Alpukat ala...
5 Hidangan Alpukat ala Koki Berbintang Michelin
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
11 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
11 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
12 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
12 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
12 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved