Diastika Perlihatkan Pesona Wot Batu di Video Musik Kesempatan

Senin, 16 Juli 2018 - 09:03 WIB
Diastika Perlihatkan...
Diastika Perlihatkan Pesona Wot Batu di Video Musik Kesempatan
A A A
JAKARTA - Penyanyi Diastika memberi warna pada industry music Indonesia dengan lagunya, Kesempatan. Tak hanya musiknya yang easy listening, tetapi video music yang dibuatnya dalam durasi 4:30 menit memberikan daya tarik tersendiri, seperti apa?

Diastika menampilkan gaya arsitek kontemporer Indonesia yang mengedepankan kesan ruang tanpa mengesampingkan estetika yang dibuat Sunaryo, salah satu arsitek kontemporer terbaik di Indonesia di Wot Batu, Bandung, Jawa Barat.

Pada klip yang diarahan koreografer Keni K itu memperlihatkan tekstur pada material karya Sunaryo yang memiliki unsur alam dalam ruang arsitektural tersebut. Keunikan pada musik video ini semakin terasa di bagian akhir, di mana air bertransisi menjadi lilin yang menyala dengan latar puisi yang diiringi musik terbaru dari Diastika.

Pada kesempatan itu, Diastika memenag ini menyajikan karya musiknya dikombinasikan dengan seni dari seorang arsitek Sunaryo kepada public yang berjalan selaras dengan idealismenya, di mana Diastika ingin mencoba mengekspos dan meningkatkan pengetahuan dan apresiasi gaya arsitektur kontemporer Indonesia dan tentu saja berbagi kepada public, khususnya para fans.

Seperti diketahui, pada 2015 Sunaryo mendirikan Wot Batu, karya seni yang mengekspresikan perjalanan spiritualnya selama berkesenian. Terdiri dari instalasi batu sebanyak 136 buah yang dikomposisikan dalam lahan seluas 2000 m2. Batu-batu itu sebagai medium untuk menjembatani kehidupan manusia secara general dengan sisi spiritual mereka. Dalam artian lain, Wot Batu sesungguhnya menyajikan jejak-jejak manusia untuk pengembangan masa depan.

Sementara, Embara Films merupakan produsen film dengan fokus pada keindahan seni, budaya dan alam. Diambil dari bahasa sansekerta, Embara memiliki arti sebagai pengelana. Hal ini kembali kepada pendiri Embara Films, Galih Mulya Nugraha dan Febian Nurrahman Saktinegara yang memiliki ketertarikan besar pada beragam bentuk ekspedisi dan mendokumentasikannya ke dalam bentuk film dokumenter.
(tdy)
Berita Terkait
Pengelolaan Royalti...
Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik Belum Maksimal
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Mahalini Sukses Kuras...
Mahalini Sukses Kuras Emosi Penonton Titik Kumpul Festival Dengan Lagu-Lagu Galau
MNC Peduli Berikan Pelatihan...
MNC Peduli Berikan Pelatihan Musik untuk Siswa Sekolah Alam Tunas Mulia
Aksi Panggung Barasuara...
Aksi Panggung Barasuara Hibur Pengunjung M Bloc Space
Rayakan 28 Tahun Berkarya,...
Rayakan 28 Tahun Berkarya, Jikustik Gelar Roadshow 28 Kota
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
1 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
1 jam yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
3 jam yang lalu
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
3 jam yang lalu
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
3 jam yang lalu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
3 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved