Waspadai Efek Buruk Belajar Bahasa Asing Bagi Anak

Rabu, 25 Juli 2018 - 22:30 WIB
Waspadai Efek Buruk...
Waspadai Efek Buruk Belajar Bahasa Asing Bagi Anak
A A A
JAKARTA - Saat ini penyakit yang mengancam anak-anak Indonesia, salah satunya penyakit anak anak terkait gangguan bicara (delay speech). Gangguan bicara yang dominan saat ini dikarenakan kecanduan gadget dan efek buruk mengajarkan bahasa asing secara tidak tepat.

“Pengaruh gadget sangat besar. Saat ini psikolog dan psikiater sudah memasukkan sindrom delay speech di kalangan anak-anak karena gadget. Saya melihat fenomena ini sudah muncul sejak lebih dari lima tahun terakhir ini, di mana memasuki era gadget,” kata Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit (RS) Asri Siloam Duren Tiga, Jakarta Selatan, dr Keumala Pringgardini SpA seusai acara peringatan Hari Anak Nasional di RS Asri Siloam Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (23/07).

Seharusnya, kata Keumala, permasalahan ini sudah menjadi fokus bagi dunia medis dan media massa sehingga kasus delay speech bisa ditekan seminim mungkin demi masa depan anak-anak Indonesia. Selain disebabkan efek gadget, sindrom delay speech juga bisa terjadi akibat efek buruk mengajarkan bahasa asing kepada anak-anak secara tidak tepat.

“Berdasarkan pengalaman saya menjadi dokter lebih dari 15 tahun maka bila saya menemukan kasus anak yang terlambat berbicara maka kami sudah panik. Duuh kok anak ini belum bisa bicara ya. Maka harus berupaya mengobatinya misalkan dengan fisioterapi dengan diagnosis delay speech,” beber Keumala.

Biasanya, anak-anak berusia 1,5 tahun hingga 2 tahun, bila ditemukan gejala delay speech, maka dokter sudah memberikan warning kepada orang tuanya. Jadi sebisa mungkin si anak kembali dengan cepat bisa berbicara sesuai perkembangan usianya.

“Saya selalu menekankan kepada orang tua agar pada anak-anak belajar bahasa ibu (utama) terlebih dahulu. Setelah mengerti dan lancar menggunakan bahasa ibu, barulah kemudian boleh mengajarkan anak dengan bahasa asing misalnya, Bahasa Inggris,” kata Keumala.

Menurut dia, ada salah kaprah pemahaman yang terjadi seakan akan kalau anak kecil tidak bisa bicara bahasa Inggris maka tidak keren. Padahal bila anak kecil diajarkan bahasa asing, pada saat anak itu belum menguasai bahasa Ibu (utama) maka bisa menyebabkan “korslet” sinaps-sinaps syaraf si anak. Efeknya bisa jangka panjang, akibatnya anak sulit memahami kata atau kalimat dalam salah satu bahasa, baik bahasa ibu ataupun bahasa kedua/asing.

”Sebaiknya bahasa ibu dikuasai terlebih dahulu oleh si anak dengan bagus, barus setelah itu bahasa tambahan-asing boleh diajarkan kepada anak,” kata Keumala.

Anak-anak antara tahun 1 dan 2 hingga tahun ke 3 harus fokus di bahasa ibu. Jadi, kata dia, sebaiknya bahasa kedua-asing, itu hanya merupakan bahasa tambahan bagi anak untuk menambah pengetahuan anak setelah dia memahami satu bahasa ibu.

“Korslet akibat mengajarkan bahasa asing tidak pas bagi anak, itu mungkin dampaknya tidak langsung kelihatan saat si anak itu belajar bahasa asing tapi nanti pada saat usia sekolah. Si anak menjadi kesulitan untuk membedakan pengertian dari salah satu atau beberapa kata,” kata Keumala.

Keumala menjelaskan, pada titik tertentu anak akan mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu untuk memahami sebuah kata dan kalimat. Apa maksud dari sebuah kata atau kalimat yang dimaksud. Pada akhirnya nanti akan mengganggu kecerdasan anak.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Ingin Gigi Terlihat...
Ingin Gigi Terlihat Rapi? Alasan Anda Perlu Pasang Behel di Damessa
6 jam yang lalu
Yura Yunita Beri Kejutan...
Yura Yunita Beri Kejutan di Java Jazz 2026, Bawakan Lagu yang Jarang Dinyanyikan
7 jam yang lalu
Harga Bahan Baku Naik,...
Harga Bahan Baku Naik, CW Coffee Justru Luncurkan 4 Menu Baru Seri Tunjangan Produktif
8 jam yang lalu
Manfaat Sunflower Oil...
Manfaat Sunflower Oil Organik untuk Perawatan Kulit Sehari-hari
8 jam yang lalu
Zara Adhisty Akhirnya...
Zara Adhisty Akhirnya Umumkan Pernikahan dengan Tsaqib
9 jam yang lalu
Hari Terakhir Java Jazz...
Hari Terakhir Java Jazz 2026 Pecah! Slank dan Daniel Caesar Bikin Penonton Membludak
9 jam yang lalu
Infografis
Hati-hati, Ini 5 Efek...
Hati-hati, Ini 5 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved