Stacey Snider, CEO Twentieth Century Fox Film yang Sukses

Minggu, 26 Agustus 2018 - 09:27 WIB
Stacey Snider, CEO Twentieth...
Stacey Snider, CEO Twentieth Century Fox Film yang Sukses
A A A
STACEY Snider dikenal sebagai seorang eksekutif industri film yang sukses. Perempuan yang kini menjabat sebagai CEO dari Twentieth Century Fox Film ini telah puluhan tahun malang-melintang di berbagai rumah produksi ternama.

Perempuan yang akrab disapa Stacey ini lahir pada 29 April 1961, di Philadelphia, Amerika Serikat. Meski kini dikenal sebagai eksekutif film yang sukses, Stacey bukanlah penggemar film saat masih kecil. Dia jauh lebih tertarik membaca buku. “Saya selalu menyukai buku, dan itulah pelarian saya.

Saya sangat menyukai buku dongeng,” ujar Stacey, seperti dilansir Variety.com. Sejak kecil, Stacey selalu bermimpi menjadi editor yang berpengaruh atau membimbing beberapa penulis terkenal.

Namun, setelah lulus dari Universitas California, Los Angeles, pada tahun 1985, ia mendapatkan pekerjaan pertamanya di ruang surat di agensi pencari bakat Triad Artists. “Saya menjadi sekretaris untuk Don Simpson dan Jerry Bruckheimer, produsen rumah produksi Beverly Hills Cop & Top Gun,” ujar Stacey.

Setahun kemudian dia bekerja untuk Gruber-Peters Entertainment, sebuah perusahaan produksi. Di tempat ini Stacey bekerja untuk membantu Peter Gruber mengurus properti film. Pada tahun 1989 Peter Gruber mendapat posisi pemimpin di Sony Columbia Pictures, dan Stacey ikut bersama Gruber.

“Dianggap sebagai anak didik Gruber, saya bekerja keras untuk menjadi presiden produksi di Sony’s TriStar Pictures,” ujar Stacey. Di TriStar, Stacey bekerja dengan ketua TriStar, Marc Platt, mengawasi banyak film sukses, seperti Jerry Maguire, Sleepless in Seattle, Philadelphia , dan My Best Friend’s Wedding.

Pada 1996 Platt keluar dari TriStar pada tahun 1996 dan memilih menjadi presiden produksi di Universal. Stacey mengikuti Platt, bergabung dengan Universal sebagai wakil pimpinan produksi.

Stacey dengan cepat pindah dari posisi presiden produksi, co chairman, dan kemudian menjadi ketua tunggal pada tahun 1999. Universal adalah rumah produksi “panas” yang sangat sukses selama masa jabatan Stacey.

Dalam dua tahun pertamanya sebagai ketua, sembilan film Universal meraup keuntungan lebih dari USD100 juta (Rp 1,4 triliun). Kesuksesan Universal di bawah kepemimpinan Stacey tak lepas dari kinerja rekan kerjanya, yakni Ron Meyer, yang menjabat sebagai presiden studio.

Meyer yang dikenal sebagai seorang veteran industri film, membawa pengalamannya dan banyak kontak industri hiburan ke kemitraan. Sementara Stacey menyumbangkan naluri kreatif dan kemampuan untuk memilih film yang sukses.

“Bersama-sama, tujuan kami adalah untuk menghasilkan film-film berkualitas dan menyenangkan yang tidak menggurui penonton, seperti Erin Brockovich, The Fast and the Furious, the Mummy movies, A Beautiful Mind, dan American Pie,” sebut Stacey.

Dari 1999 hingga 2006, Stacey menjabat sebagai ketua dan chief executive officer di Universal Pictures. Dari 2006 hingga 2014, ibu dua anak ini menjabat sebagai co-chairman /CEO rumah produksi DreamWorks.

Pada 16 Juni 2016 diumumkan bahwa Stacey menjabat co-chairman Twentieth Century Fox Film. Tak butuh waktu lama, pada 30 Juni 2017 Stacey berhasil menggantikan Jim Gianopulos sebagai ketua dan CEO dari Twentieth Century Fox Film.

Meski sukses memimpin berbagai rumah produksi selama puluhan tahun, Stacey mengalami tantangan besar dalam beberapa tahun terakhir ini. Menurut dia, selama beberapa tahun belakangan karena pengaruh dunia digital, keuntungan film mencapai level terendah.

Stacey menuturkan penonton muda saat ini lebih tertarik untuk menonton film melalui Netflix, Amazon, dan platform streaming lainnya. Untuk menyiasati hal ini, Stacey membeli teknologi perfilman terbaru untuk mendapatkan efek-efek khusus. “Efek film dari teknologi terbaru ini hanya bisa dinikmati para penonton saat duduk di kursi bioskop,” sebut Stacey.
(don)
Berita Terkait
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
1 jam yang lalu
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
2 jam yang lalu
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
3 jam yang lalu
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
3 jam yang lalu
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
3 jam yang lalu
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved