3 Tips Gaya Hidup untuk Mengurangi Risiko Kanker

Kamis, 13 September 2018 - 16:30 WIB
3 Tips Gaya Hidup untuk...
3 Tips Gaya Hidup untuk Mengurangi Risiko Kanker
A A A
JAKARTA - Gaya hidup menjadi hal yang begitu mempengaruhi kesehatan. Sementara, untuk menjaga kesehatan diperlukan menjalani gaya hidup yang baik. Pasalnya hal ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker.

Seperti dilansiir Asia One, ada beberap tips gaya hidup untuk tak hanya sekadar sehat, juga mengurangi risiko kanker. Menariknya, hal ini bisa dilakukan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal.

1. Pertahankan Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko kanker secara keseluruhan. Lemak perut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko usus besar, terlepas dari berat badan.

Kelebihan berat badan atau obesitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki proporsi lemak tubuh yang tinggi dan tidak sehat secara abnormal. Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker tertentu, termasuk kanker kolon dan rektum (CRC).

Sebuah studi di Amerika Serikat, memperkirakan sekitar 34.000 ribu kasus baru kanker pada pria sebesar 4%, dan 50.500 pada wanita sebesar 7% disebabkan karena obesitas. Di Eropa, sebanyak 11% kasus CRC telah dikaitkan dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

2. Aktif Secara Fisik
Aktivitas teratur dikaitkan dengan menurunkan risiko banyak penyakit, termasuk kanker usus besar. Aktivitas fisik dimulai dari berjalan kaki hingga berlari santai.

Aktif secara fisik bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Para peneliti telah menetapkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kesehatan. Seperti membantu mengontrol berat badan, mempertahankan tulang, otot dan sendi yang sehat, mengurani risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes.

Mempromosikan kesejahteraan psikologis melalui endorphin yang dilepaskan selama latihan dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung.

3. Mengkonsumsi Vitamin D
Asupan vitamin D dapat mengurangi risiko kanker kolorektoral dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bagi mereka yang sudah terkena kanker kolorektoral.

Vitamin D bekerja melalui berbagai mekanisme, termasuk mengurangi penyebaran sel kanker, mendorong diferensiasi sel, dan menstimulasi apoptosis.

Beberapa penelitian terbesar tentang efek vitamin D, termasuk yang menunjukkan seberapa tinggi tingkat konsentrasi vitamin D dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektoral.

Untuk mencapai konsentrasi vitamin D, setidaknya 30ng/mL dalam darah, direkomendasikan asupan harian vitamin D berkisar 10 – 20 mcg sehari. Sumber utama vitamin D berasal dari paparan sinar matahari. Makanan yang mengandung vitamin D seperti, ikan tuna, ikan salmon, jus jeruk, susu kedelai, hati sapi, keju, dan kuning telur.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Pakar Ungkap Kenapa...
Pakar Ungkap Kenapa William dan Kate Makin Romantis di Depan Publik
33 menit yang lalu
Ini Alasan Vicky Prasetyo...
Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan
1 jam yang lalu
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Tunda Cicilan...
Ruben Onsu Tunda Cicilan Rumah Rp379 Juta dan Nafkah Anak Jelang Sidang, Ini Alasannya!
2 jam yang lalu
Ruben Onsu Siap Hadiri...
Ruben Onsu Siap Hadiri Mediasi Hak Asuh Anak dengan Sarwendah yang Digelar Besok
2 jam yang lalu
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved