Diet Rendah Karbohidrat Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Minggu, 23 September 2018 - 13:44 WIB
Diet Rendah Karbohidrat...
Diet Rendah Karbohidrat Tingkatkan Risiko Kematian Dini
A A A
JAKARTA - Diet rendah karbohidrat atau diet rendah karbo banyak dipilih orang untuk menurunkan berat badan. Diet dengan mengurangi jumlah asupan karbohidrat ini juga dipakai orang untuk tetap bugar. Padahal, kajian terbaru menunjukkan diet rendah karbohidrat justru tidak sehat sama sekali.

Banyak orang yang menghindari makan pasta, nasi atau pun kentang untuk diet ini. Sementara, di riset yang dipresentasikan Kongres Masyarakat Kardiologi Eropa 2018 di Jerman menermukan, diet dengan karbohidrat yang sangat rendah justru meningkatkan risiko kematian dini.

“Kami menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi diet rendah karbohidrat berisiko lebih tinggi mengalami kematian dini. Risiko juga meningkat bagi penyebab kematian individu, termasuk penyakit jantung koroner, stroke dan kanker. Diet ini harus dihindari,” ungkap penulis utama kajian ini, Profesor Maciej Banach dari Medical University of Lodz, Polandia, seperti dikutip Mercury News.

Kajian ini disusun dengan menggunakan data diet dan kesehatan dari hampir 25.000 orang yang dikumpulkan melalui Survei Kesehatan dan Penelitian Nutrisi Nasional antara 1999—2010. Dari data tersebut, peneliti menemukan lebih dari rata-rata 6,4 tahun follow up, orang yang mengonsumsi jumlah karbohidrat terendah memiliki risiko kematian 32% lebih tinggi, sekitar 50% risiko sekarat akibat penyakit vascular dan 36% risiko sekarat akibat kanker, dibandingkan orang yang makan lebih banyak karbohidrat.

“Diet rendah karbohidrat mungkin berguna untuk penurunan berat badan jangka pendek, penurunan gula darah dan meningkatkan kendali gula darah, tapi kajian kami mengindikasikan, di jangka panjang, diet ini terkait meningkatnya risiko kematian dari penyebab apa pun dan kematian akibat penyakit kardiovaskular, cerebrovaskular dan kanker,” tutur Banach.

Bagian dari masalahnya adalah orang yang menghilangkan karbohidrat mungkin malahan mengonsumsi makanan berlemak tinggi. “Ketika kalian tidaka makan karbo, kalian harus makan sesuatu. Kita cenderung makan protein dan lemak lebih tinggi (saat diet rendah karbo). Lagipula, karbohidrat adalah satu-satunya sumber serat dan serat itu baik untuk mengurangi risiko kanker payudara, menurunkan kolesterol dan membuat kita merasa kenyang lebih lama,” papar Despina Hyde, pakar diet di Program Manajemen Berat Badan NYU Langone.

Meski begitu, memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit karbo di dalam tubuh masih tetap bisa dilakukan.

“Terlalu banyak dan terlalu sedikit karbohidrat itu berbahaya. Tapi, yang paling banyak diperhitungkan adalahn tipe lemak, protein dan karbohidrat,” ujar penulis kajian itu, Walter Willet di Harvard T. H. Chan School of Public Health.

Karbohidrat tetap baik bagi tubuh. Namun, hendaklah lebih berhati-hati dalam memilih jenis karbohidrat yang disantap seperti biji-bijian hitam, buah, quinoa dan gandum utuh.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
52 menit yang lalu
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
1 jam yang lalu
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
2 jam yang lalu
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
2 jam yang lalu
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
2 jam yang lalu
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
2 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved