Kepribadian Ganda dan Horor Bernama Pria

Jum'at, 09 November 2018 - 10:24 WIB
Kepribadian Ganda dan...
Kepribadian Ganda dan Horor Bernama Pria
A A A
SUTRADARA Harry Dagoe Suharyadi datang lagi dengan membawa tema cerita yang serius dan berat. Namun, kali ini dengan kemasan yang diharapkan bisa lebih menghibur.

Harry Dagoe dikenal sebagai sutradara dengan semangat indie. Meski secara portofolio dia lebih banyak membuat film untuk jalur mainstream, namanya lebih sering disebut sebagai sutra dara yang suka nekat mengambil risiko.

Film panjang pertamanya, Pachinko and Everyoneís Happy (2000), dengan intim meng ambil kisah para perempuan dari keluarga tiga generasi di Tokyo, yang bekerja sebagai geisha dan bintang film porno.

Sementara film terakhirnya sebelum Keira, yaitu Sunya (2016) bercerita tentang kehidupan mistis di Jawa, tapi dengan pendekatan yang cenderung eksperimental. Dalam Keira, Harry masih setia dengan cerita yang “anehaneh”, tapi kali ini dia memilih jalan yang lebih moderat; membuat film yang bisa lebih mudah dicerna penonton kebanyakan.

Nyatanya, mendamaikan idealisme dengan selera pasar memang bukan perkara mudah. Judul film ini diambil dari sosok Keira (Angelica Simperler), seorang gadis lembut nan mandiri yang tinggal di Lampung. Di balik kelembutannya, Keira menyimpan trauma mendalam, yang membuatnya memiliki tujuh kepribadian berbeda dalam tubuhnya.

Tiap kali satu kepribadian mengambil alih tubuhnya, Keira tak pernah sadar. Dia hanya merasa pingsan berhari-hari. Gara-gara ini pula, peker jaannya sebagai pemandu lokal untuk syuting sebuah film di Lampung sering terbengkalai.

Adalah trauma masa kecil yang membuatnya seperti itu. Keira kecil kerap kali menyaksikan ayahnya (Yan Widjaya) melakukan kekerasan fisik berat terhadap ibu Keira (Tirta Siregar). Dari trauma dan beragam pengalaman masa kecilnya, lahirlah kepribadian-kepribadian yang antipati pada pria dalam tubuh Keira.

Mulai dari Rachel dan Irene (Tiga Setia Gara) si penggoda sekaligus pembenci pria, hingga Sari Asih (Gabriella Cecilia) yang rela membunuh tiap kali ada lelaki yang berani menjahati Keira.

Demi memudahkan penonton memahami jalan cerita, film ini menggunakan aktris dan aktor lain untuk memerankan karakterkarak ter lain dari Keira. Namun, dibandingkan bercerita secara runut, Harry lebih memilih bertutur dengan memberikan kepingan-kepingan puzzle kehidupan Keira.

Di sinilah kenikmatan menonton agak terganggu karena Keira tidak didukung penyuntingan adegan yang apik. Belum lagi color grading film yang terasa lepas dari roh film yang mencekam dan kelam.

Untungnya, latar musik buatan Vicky Sianipar cukup membantu mengembalikan atmosfer thriller dalam cerita. Nah yang juga disayangkan adalah kurang dibangunnya kedekatan emosional antara Keira dan Gunawan (Ferly Putra), pria baik-baik yang jatuh cinta kepadanya.

Pada hal, bagian ini jadi elemen penting jika ingin membawa penonton lebih dalam masuk dalam semesta yang dialami Keira. Namun begitu, dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, film ini masih mampu memberikan gambaran kompleksnya hidup seorang dengan kepribadian ganda, sekaligus berempati besar kepadanya.
(don)
Berita Terkait
Gibran Marten Siap Hadirkan...
Gibran Marten Siap Hadirkan Teror dalam Film Horor Psikologis Lorong Kost
Film Horor Selepas Tahlil...
Film Horor Selepas Tahlil Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
5 Film Horor Indonesia...
5 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak
Film Horor Komedi Agak...
Film Horor Komedi Agak Laen Siap Tayang 1 Februari 2024
Pemain Film 402 Rumah...
Pemain Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Alami Kejadian Mencekam Saat Syuting
Berita Terkini
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
21 menit yang lalu
Tissa Biani Rayakan...
Tissa Biani Rayakan Ulang Tahun, Dul Jaelani Beri Ucapan Romantis
1 jam yang lalu
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
2 jam yang lalu
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
3 jam yang lalu
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
4 jam yang lalu
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved