Bali: Beats of Paradise Peroleh Apresiasi Luar Biasa di Filipina

Rabu, 28 November 2018 - 04:23 WIB
Bali: Beats of Paradise...
Bali: Beats of Paradise Peroleh Apresiasi Luar Biasa di Filipina
A A A
JAKARTA - Film dokumenter terbaru karya sutradara Indonesia yang bermukim di Hollywood, Livi Zheng berjudul "Bali: Beats of Paradise" mendapatkan apresiasi luar biasa ketika ditayangkan dalam serangkaian program film Pride of Southeast Asia di Manila, Filipina Sabtu (24/11) lalu.

"Bali: Beats of Paradise" merupakan film dokumenter yang menggambarkan keindahan alam dan budaya pulau Bali. Sambutan luar biasa di Filipina terlihat dari antusias penonton yang hadir melebihi kapasitas venue hingga banyak penonton yang tidak mendapatkan tempat duduk. Penonton yang hadir pun beragam, mulai dari diplomat, pelajar, mahasiswa, pencipta lagu, sineas, stasiun-stasiun TV dari 10 negara sampai pemuka agama (suster dan pastur).

Kunjungan Livi Zheng ke Manila sendiri masuk dalam rangka memenuhi undangan Southeast Asia Video Festival for Children untuk menjadi grand juri dan pembicara. Selain Livi Zheng dari Indonesiam ada juga Kirsten Schneid dari Jerman dan Mai Sasayama dari Jepang.

Salah satu anggota juri dari Indonesia yang diundang yakni Ninik L. Karim, aktris senior yang beberapa kali meraih Piala Citra dan mendapat gelar aktris terbaik pada Festival Film Asia Pasifik tahun 1990. Ninik L. Karim pun mengakui ada spirit yang sangat menyala dari diri Livi yang tidak bisa menghambat dirinya untuk membuat "Bali: Beats of Paradise".

Menurutnya, hal yang menarik dari film dokumenter ini adalah bagaimana Livi Zheng mencoba untuk menyatukan kecintaan dan kekagumannya pada alat musik gamelan dengan sesuatu yang bisa membawa gamelan itu menerbarkan apinya ke seluruh dunia melalui musik rap karya Judith Hill. Dan hal tersebut oke banget, menurut Ninik L. Karim.

Dengan unsur kekiniannya dalam film ini, putri sulung pasangan Gunawan dan Lily Zheng sukses membuat film ini menjadi sesuatu yang menggebrak dan beliau sangat bangga, kagum dan berdoa supaya Livi lebih maju dan menghasilkan karya bagus lain kedepannya.

Selain Ninik L Karim, berbagai dukungan dan komentar positif berdatangan dari para penonton yang hadir, salah satunya dari Elvira Yap Go, Festival Director of Southeast Asia Video Festival for Children dan juga Presiden Anak TV.

Elvia mengungkapkan bahwa "Bali: Beats of Paradise" merupakan sebuah film dokumenter yang penuh dengan harapan, kecintaan akan budaya musik gamelan patut diperkenalkan di dunia internasional dan amat layak dijadikan contoh karena film dokumenter tidak selalu harus mengangkat isu sosial yang negatif. Film dokumenter bisa menjadi wujud kebanggaan akan kekayaan dan keindahan negara sendiri.

"Film ini diwarnai dengan ritme cerita yang berirama dan merupakan salah satu film dokumenter terbaik yang pernah saya tonton. Indonesia kaya akan beraneka ragam warisan budaya yang harus dijaga, dibanggakan dan dikembangkan oleh generasi muda, sehingga saya ucapkan selamat atas hasil karya Livi yang inspiratif," ungkapnya.

Ernie Magtuto, musisi dan pencipta lagu asal Manila, Filipina mengucapkan selamat atas film karya Livi tersebut. Baginya, film "Bali: Beats of Paradise" ini merupakan sesuatu yang sangat menarik dan inspiratif tentang budaya musik gamelan Indonesia.

"Saya berharap ke depannya Livi dapat menciptakan lebih banyak lagi film-film dokumenter lainnya yang memperkenalkan beraneka ragam warisan Indonesia di Asia Tenggara, karena film karya Livi Zheng ini sebuah film dokumenter yang penuh dengan harapan, kecintaan akan budaya musik gamelan yang patut diperkenalkan di dunia internasional," pujinya.

Seusai acara di Filipina, sineas kelahiran Malang, 3 April 1990 ini langsung menuju ke Beijing, China memenuhi undangan menjadi dosen tamu di Communication University of China. Dalam acara tersebut, Livi juga tentu akan menayangkan "Bali: Beats of Paradise".

Kemudian, 8 Desember nanti, Livi Zheng akan menerima penghargaan sebagai Duta Budaya atas karyanya "Bali: Beats of Paradise" di Los Angeles, Amerika Serikat bersama dengan sutradara "Crazy Rich Asian", Jon M. Chu dalam acara Unforgetable Gala, sebuah acara penghargaan tertua di AS yang diberikan untuk tokoh-tokoh Asia.

Sementara itu, "Bali: Beats of Paradise" merupakan film bertemakan gamelan yang disutradarai Livi Zheng yang mengambil kisah nyata sepasang suami-istri asal Indonesia yang memiliki mimpi dan berusaha memperkenalkan budaya gamelan Bali di dunia internasional.

Film ini juga ikut melibatkan musisi terkenal di antaranya Judith Hill, seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu asal California; dan I Wayan Balawan, gitaris jazz Indonesia asal Bali yang terkenal dengan touch tapping style.
(nug)
Berita Terkait
Kisstory, Film Dokumenter...
Kisstory, Film Dokumenter Perjalanan Band Kiss Selama 50 Tahun
Kolaborasi Film Dokumenter...
Kolaborasi Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Menguak Kekayaan Kuliner...
Menguak Kekayaan Kuliner 7 Restoran Legendaris di Jakarta
Film Dokumenter Bom...
Film Dokumenter Bom Bali Diputar, Penyintas dan Keluarga Kecewa
4 Film Dokumenter Horor...
4 Film Dokumenter Horor Paling Seram, Nomor 3 Banyak Tampilkan Kejadian Ganjil
5 Film Dokumenter Tentang...
5 Film Dokumenter Tentang Olahraga Eksrem
Berita Terkini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
6 menit yang lalu
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
2 jam yang lalu
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
4 jam yang lalu
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
16 jam yang lalu
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
16 jam yang lalu
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
18 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved