Diet Mediterania Bisa Jadi Diet Terbaik 2019

Senin, 07 Januari 2019 - 18:09 WIB
Diet Mediterania Bisa...
Diet Mediterania Bisa Jadi Diet Terbaik 2019
A A A
JAKARTA - Diet mediterania ditetapkan sebagai diet terbaik untuk 2019 dari US News dan World Report. Keduanya menganalisis 41 jenis diet dan menempatkan diet mediterania diposisi teratas di beberapa sub kategori, yaitu diet terbaik untuk makan sehat, diet nabati terbaik, diet terbaik untuk diabetes dan diet termudah untuk diikuti.

Dilansir CNN, hal ini tidaklah mengejutkan karena banyak penelitian yang menemukan bahwa diet mediterania dapat mengurangi risiko diabetes, kolesterol tinggi, demensia, kehilangan ingatan, depresi dan kanker payudara.

Diet yang terinspirasi dari gaya hidup di Mediterania ini juga dikaitkan dengan tulang yang lebih kuat, jantung yang lebih sehat dan umur yang lebih panjang serta penurunan berat badan.

Diet ini menyajikan masakan nabati yang sederhana, dengan mayoritas setiap hidangan berfokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan menggunakan minyak zaitun atau extra virgin. Diet mediterania juga jarang mengonsumsi gula dan tepung serta lemak seperti mentega jarang dikonsumsi.

Sebagai ganti daging atau sumber protein, diet mediterania menganjurkan mengonsumsi telur, susu, unggas dan ikan.

"Ini lebih dari sekadar diet, ini gaya hidup. Ini juga mendorong makan dengan teman dan keluarga, bersosialisasi sambil makan, dengan sadar mengonsumsi makanan favorit Anda dan berolahraga untuk gaya hidup sehat yang lengkap," kata ahli diet terdaftar Atlanta, Rahaf Al Bochi yang mengajarkan diet Mediterania.

Sementara untuk menilai diet terbaik, para ahli penyakit jantung dan diabetes, nutrisi, diet, psikologi makanan dan obesitas meninjau penelitian tentang diet dari jurnal medis, laporan pemerintah dan sumber lainnya. Angela Haupt, asisten redaktur pelaksana kesehatan untuk US News and World Report, mengatakan para ahli kemudian memberi peringkat diet dalam tujuh kategori.

"Betapa mudahnya mengikuti, kelengkapan gizinya, kemampuannya menghasilkan berat badan jangka pendek dan jangka panjang kerugian, keamanannya dan potensinya untuk mencegah dan mengelola diabetes dan penyakit Jantung," papar Haupt.

Sedangkan Dr Sharon Bergquist, internis, yang mendirikan obat gaya hidup dan program kesehatan di Universitas Emory di Atlanta menyebutkan diet mediterania memberikan manfaat yang besat untuk kesehatan. "Makanan nabati yang diproses secara minimal ini memengaruhi kesehatan kita dengan cara yang sangat dalam. Mereka mengurangi peradangan, mengurangi stres oksidatif, menyeimbangkan bakteri usus kita," beber Sharon.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
5 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
6 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
6 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
6 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
6 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved