Ada Gagasan Unik di Balik Film Interaktif Bandersnatch

Kamis, 10 Januari 2019 - 13:30 WIB
Ada Gagasan Unik di...
Ada Gagasan Unik di Balik Film Interaktif Bandersnatch
A A A
SEJAK dirilis pada 28 Desember silam di Netflix, film lepas dari seri Black Mirror, Bandesnatch, telah menjadi pembicaraan banyak pencinta film. Sebab, film ini menjadi film interaktif pertama yang dirilis di sebuah perusahaan video streaming.Bandersnatch yang skenarionya ditulis kreator Black Mirror, Charlie Broker, ini memungkinkan penonton untuk menentukan jalan cerita dengan memilih dua pilihan yang muncul ketika film sedang ditonton.
Karena berkonsep seperti ini, sangat mungkin setiap penonton memiliki pengalaman yang berbeda ketika film usai. Dikutip dari siaran pers yang diterima KORAN SINDO, para sineas di balik Bandersnatch menyebut pembuatan film ini sebagai sebuah pengalaman yang sama sekali baru dan gila.

Pada Kamis (3/1), Netflix pun mengunggah sebuah featurette yang mengungkapkan ide di balik film interaktif tersebut. “Sebagian dari keasyikan bekerja di Netflix adalah menggali kembali tentang arti TV internet,” kata Vice President of Product Netflix Todd Yellin dalam featurette tersebut.

Yellin mengatakan, salah satu hal yang mereka jajaki adalah konten interaktif. “Kami sudah mencoba membuat beberapa film untuk anak-anak yang interaktif (Minecraft: Story Mode dan Puss in Book: Trapped in an Epic Tale).

Jadi, langkah selanjutnya bagaimana jika kita buat sesuatu yang lebih besar?” ungkapnya. Yellin kemudian menjabarkan bagaimana seri Black Mirror menjadi pilihan untuk pembuatan film interaktif bagi penonton dewasa.

“Bagaimana jika kita membuat cerita tentang teknologi baru yang membahas teknologi baru?” kata Yellin. “Black Mirror adalah seri yang tepat untuk penyampaian cerita yang interaktif.” Masih dalam program yang sama, Yellin mengatakan bahwa Charlie Broker sangat menyukai proses pembuatan film interaktif ini.

“Jika ada bagian kecil yang berubah pada awal cerita (karena pilihan penonton), bisa dibayangkan apa akibat perubahan tersebut ketika cerita berjalan. Agar semua perubahan itu dapat dipahami tim produksi, banyak alat bantu yang perlu dikembangkan,” katanya.

“Upaya kami menggabungkan teknologi, desain, dan inovasi dengan penyampaian cerita yang baik pada akhirnya membawa kita sampai pada pengalaman menonton yang menyenangkan seperti Bandersnatch,” ujar Yellin.
(don)
Berita Terkait
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
3 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
4 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
5 jam yang lalu
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
6 jam yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
6 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
7 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved