Pentingnya Lemak Tak Jenuh Tunggal untuk Kesehatan

Kamis, 24 Januari 2019 - 18:30 WIB
Pentingnya Lemak Tak...
Pentingnya Lemak Tak Jenuh Tunggal untuk Kesehatan
A A A
JAKARTA - Rata-rata orang dengan berat badan yang sehat dianjurkan untuk memperoleh sekitar 20—35% dari asupan kalori harian dari lemak baik. Selain berfungsi sebagai bahan bakar untuk tubuh, lemak juga memainkan peran penting dalam meningkatkan fungsi otak.

Sebesar 60% komposisi otak adalah lemak, sehingga melengkapi diet dengan lemak yang baik sangat penting. Lemak baik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang, lemak yang baik benar-benar dapat membantu akan merasa kenyang dan tidak mengancam tubuh.

"Ketika orang mendengar kata lemak, mereka akan segera mengibarkan bedera merah di sekitarnya. Penting untuk diketahui bahwa 30% dari makanan kita harus mengandung lemak, selaput cel dan segala sesuatu di tubuh tumbuh dengan lemak," ujar nutrisionis Emilia Achmadi saat acara Masakan Sederhana, Lezat dan Sehat dengan Cara Bertoli di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Penelitian menunjukkan bahwa lemak tertentu dari sayuran, kacang-kacangan dan ikan dapat membantu meningkatkan kesehatan. Untuk jumlah lemak yang dikonsumi, Emilia mengatakan tidak ada batasan. Namun, dia menyarankan idealnya lemak dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dan pilih lemak sehat.

"Saking pentingnya (lemak) kalau nggak masuk ke rutinitas kita, pertama hormonal. Kalau bicara hormon, pria juga punya hormon. Hormon yang tidak seimbang itu karena tidak idealnya jumlah lemak yang masuk atau lemak yang masuk salah. Lemak itu baik. Lemak itu tidak ada batasan konsumsi tapi sesuaikan dengan kebutuhan Anda,” papar dia.

"Pilih lemak sehat. Yang kita tahu, lemak jenuh itu tidak sehat dan harus dihindari. Sedangkan lemak tidak jenuh sehat dan itu lemak nabati. Dari lemak tidak jenuh ini ada lagi yang lebih primadona, lemak tidak jenuh tunggal dan itu sumber utamanya olive oil (minyak zaitun). Olive oil dikenal bisa bikin tubuh lebih sehat. Mediteranian diet itu sehat karena sumbernya olive oil," ujar dia.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
18 menit yang lalu
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
10 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
11 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
12 jam yang lalu
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
13 jam yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
13 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved