Bali: Beats of Paradise Tayang di Layar Terbesar di Dunia

Selasa, 02 April 2019 - 00:21 WIB
Bali: Beats of Paradise...
Bali: Beats of Paradise Tayang di Layar Terbesar di Dunia
A A A
JAKARTA - Film karya anak bangsa Livi Zheng, "Bali: Beats of Paradise" mendapat sambutan hangat dan apresiasi meriah dari penonton lokal dan Indonesia yang memadati Superplex G Theater 21, Lotte World Mall, Seoul, Korea Selatan, Minggu (31/3).

Sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan tentunya film terbaru karya sutradara berdarah Indonesia yang bermukim sekaligus berkarya di Hollywood, Amerika Serikat ini ditayangkan di Superplex G Theater 21 yang tercatat sebagai teater dengan layar terbesar di Korsel dan bahkan di dunia, bahkan pernah diakui Guinness World Records pada 2014.

Sebelumnya, di awal tahun ini, trailer "Bali: Beats of Paradise" juga sempat tayang di Seoul Sky, sebuah bangunan tinggi yang juga dinobatkan sebagai gedung tertinggi di Korea Selatan.

Tayangan perdana film yang bertemakan gamelan dalam kisah perjalanan hidup seniman Bali, Nyoman Wenten dan istrinya yang juga koreografi Nanik itu disaksikan lebih dari 600 penonton yang sudah mengantre sejak satu jam sebelum film diputar. Gala premiere film ini pun dihadiri Duta Besar dari berbagai negara, pejabat Pemerintahan Korsel dan CEO dari berbagai perusahaan besar di Korsel. Livi Zheng tak ketinggalan untuk hadir di tengah-tengah mereka.

Film yang akan tayang serentak di seluruh jaringan Lotte Cinema di Korsel benar-benar mendulang decak kagum. Sejak trailer film tersebut ditayangkan di Seoul Sky, banyak pihak menantikan penayangannya di bioskop-bioskop lainnya di Korsel.

Film tersebut sebelumnya juga pernah ditayangkan di bioskop-bioskop di AS, dan Mei mendatang di maskapai penerbangan Singapura, SQ. Sementara, Juli 2019 akan tayang perdana di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

"Saya beruntung bertemu dengan sutradara Livi Zheng dan bankir Indonesia di Amerika, Julia Gouw yang punya hasrat sama yaitu mempromosikan gamelan dan budaya Indoneaia. Itulah awal terciptanya film ini. Saya ingin gamelan semakin dikenal di mancanegara dan terus diajarkan dan diwariskan ke generasi muda kita," papar Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, yang terlibat langsung dalam proses produksi film tersebut sebagai produser eksekutif.
(nug)
Berita Terkait
Gibran Marten Siap Hadirkan...
Gibran Marten Siap Hadirkan Teror dalam Film Horor Psikologis Lorong Kost
Film Horor Selepas Tahlil...
Film Horor Selepas Tahlil Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
Berita Terkini
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
49 menit yang lalu
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
10 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
10 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
10 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
11 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved