Lagi Program Diet, Haruskah Berolahraga dengan Perut Kosong?

Sabtu, 06 April 2019 - 09:07 WIB
Lagi Program Diet, Haruskah...
Lagi Program Diet, Haruskah Berolahraga dengan Perut Kosong?
A A A
JAKARTA - Banyak orang terbiasa berolahraga dengan perut kosong. Namun, para ahli memberi saran kesehatan yang tidak diketahui banyak orang untuk waktu yang lama, yaitu makan sebelum olahraga (ingat semua daftar yang Anda temui tentang makanan terbaik sebelum berolahraga?

Ya, sebelum berolahraga orang makan pisang, oat atau apel, tetapi apakah itu benar-benar diperlukan jika tujuan Anda adalah menurunkan berat badan dan tidak melakukan pemeliharaan atau peningkatan? Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa cardio puasa lebih baik untuk menurunkan berat badan. Lalu, bagaimana caranya?

Tubuh Anda beristirahat dan meremajakan semalaman dan ketika bangun pagi hari, metabolisme Anda semakin cepat. Jadi, ketika Anda berolahraga tepat setelah bangun tidur (tanpa makan apapun) tubuh Anda tidak memiliki cadangan glukosa yang cukup untuk terbakar sehingga berubah menjadi lemak. Akibatnya, tubuh membakar lebih banyak lemak daripada glukosa.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa cardio puasa tidak hanya membantu dalam pembakaran lemak, tetapi juga berdampak pada kemampuan tubuh pada tingkat molekuler dan genetik. Tapi ada yang menangkapnya! Anda tidak dapat membodohi tubuh terlalu lama dan para ahli khawatir bahwa dalam kasus-kasus ekstrem, itu mungkin terlalu berlebihan untuk membakar protein untuk pemulihan yang lebih cepat.

Hasil dari sebagian besar studi yang mendukung cardio puasa hanya mempelajari efek jangka pendeknya sehingga sulit untuk mengatakan apakah itu sama efektifnya dalam jangka panjang. (Baca juga: 5 Pengobatan Rumahan Berbasis Madu untuk Kulit Lebih Muda ).

Sebuah studi pada 2014 mempelajari dua kelompok wanita, satu yang berolahraga dengan perut kosong dan yang lainnya makan sesuatu sebelum berolahraga. Mereka berdua melakukan jumlah latihan yang sama dan pada akhirnya, kedua kelompok kehilangan berat yang hampir sama.

Jadi, jika Anda mencari keuntungan jangka pendek, Anda dapat mencoba cardio puasa untuk periode singkat untuk meningkatkan pembakaran lemak. Tapi itu mungkin tidak akan berhasil dalam jangka panjang.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
48 menit yang lalu
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
1 jam yang lalu
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
1 jam yang lalu
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
3 jam yang lalu
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
3 jam yang lalu
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved