Suara Anak Disabilitas, Ruang Ekspresikan Kemampuan Penyandang Disabilitas

Jum'at, 12 April 2019 - 22:01 WIB
Suara Anak Disabilitas,...
Suara Anak Disabilitas, Ruang Ekspresikan Kemampuan Penyandang Disabilitas
A A A
JAKARTA - Anak peyandang disabilitas tidak boleh dipandang sebelah mata, mereka tetap berhak untuk mendapatkan ruang menyampaikan pendapat dan mengekspresikan kemampuan. Beranjak dari hal tersebut, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pun menggelar kegiatan yang diberi tajuk "Suara Anak Disabilitas".

Lewat kegiatan yang bekerjasama dengan Musik Hana Midori tersebut, anak-anak disabilitas diharapkan bisa memperoleh harapan baru demi meningkatkan taraf kehidupan sebagaimana diamanatkan dalam pasal 24 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Kegiatan ini menjadi ruang baru bagi anak penyandang disabilitas mempergunakan hak mereka untuk menyampaikan pendapat, tentang apa yang mereka rasakan dan mengurai harapan-harapan mereka termasuk mendorong keluarga untuk mendidik anak disabilitas tanpa membedakan," papar Deputi Bidang Perlindungan Anak, Nahar SH, M.Si kepada SINDO di Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Nahar menyebut, ada kenyataan di masyarakat bahwa keluarga yang memiliki anak penyandang disabilitas, jarang mau melibatkan si anak dalam berbagai kegiatan, bahkan ada anggapan dalam keluarga, si anak tidak perlu disekolahkan. "Ini persepsi kurang menguntungkan bagi perkembangan si anak!" tegasnya.

Dalam kegiatan yang baru kali pertama diselenggarakan Kemen PPPA ini, partisipasi peserta akan terbagi dalam lima kategori, yakni Disabilitas Fisik, Disabilitas Intelektual, Disabilitas Mental, Disabilitas Sensorik dan Disabilitas Ganda/Multi. Sedangkan kategori usia peserta adalah sebelum 18 tahun, dan khusus untuk anak penyandang disabilitas intelektual boleh sampai di bawah 25 tahun.

"Dalam menuangkan pikiran dan perasaan ke dalam tulisan, para peserta yang tidak dapat menulis dalam format tulisan latin dapat megungkapkannya dalam bentuk bahasa isyarat atau dalam bentuk suara, atau dalam huruf braile. Namun, pendamping atau orang tua perlu menerjemahkannnya ke dalam bentuk tulisan latin sesuai ketentuan," ungkap salah satu dewan juri Rina Prasarani.

"Video atau rekaman suara dapat dilampirkan disertai dengan surat pernyataan bahwa tulisan yang diterjemahkan tersebut benar karya anak penyandang disabilitas," sambung Rina, yang akan berdampingan dengan empat juri lainnya yakni Prof Irwanto, Ph.D; Dewi Tjakrawinatam; Dra Eva Rahmi Kasim, MDS; dan Angkie Yudisti.

Tema tulisan "Suara Anak Disabilitas" adalah "Dengarkan Curhatan Kami" dengan subtema, antara lain pendidikan/pelatihan, olahraga, seni, pariwisata, transportasi, kesehatan dan ruang bermain. "Peserta bebas memilih subtema dan menceritakan apa yang mereka alami dan harapan apa yang mereka inginkan di masyarakat," kata Rina.

Sementara itu, dalam hal teknis, pengumpulan materi naskah sudah dilakukan sejak 8 April sampai batas akhir 8 Juni 2019. "Karya perseorangan yang dikirim wajib asli dan tidak boleh memuat unsur pornografi dan SARA. Naskah bisa dikirim ke email [email protected]," terang Produser Eksekutif Musik Hana Midori, Yen Sinaringati.

Nahar menambahkan bahwa ajang ini tidak dipungut biaya sama sekali, dan akan diberikan trofi serta hadiah dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. "Karya yang dinyatakan sebagai menang, ada rencana akan kami bukukan," imbuhnya.
(nug)
Berita Terkait
Vaksinasi Anak Bertema...
Vaksinasi Anak Bertema Superhero
Vaksinasi Covid-19 untuk...
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Umur 6-11 Tahun Digelar di Bekasi
Kenali Ciri-ciri Anak...
Kenali Ciri-ciri Anak yang Memiliki IQ Tinggi Sejak Usia Dini
Hal yang Wajib Diperhatikan...
Hal yang Wajib Diperhatikan Orang Tua sebelum Titipkan Anak ke Daycare
6 Sifat Ibu yang Menurun...
6 Sifat Ibu yang Menurun ke Anak, Salah Satunya adalah Kecerdasan
Vaksinasi Covid-19 untuk...
Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa di SMK Negeri 15
Berita Terkini
Tissa Biani Rayakan...
Tissa Biani Rayakan Ulang Tahun, Dul Jaelani Beri Ucapan Romantis
28 menit yang lalu
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
1 jam yang lalu
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
2 jam yang lalu
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
3 jam yang lalu
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
3 jam yang lalu
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
7 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved