Festival Seribu Hentakan Alat Tenun

Kamis, 25 April 2019 - 14:16 WIB
Festival Seribu Hentakan...
Festival Seribu Hentakan Alat Tenun
A A A
FLORES TIMUR - Anda yang menggemari kain tradisional tenun dari Flores Timur, jangan lewatkan Festival Bale Nagi. Festival ini menghadirkan seribu penenun Lamaholot, digelar di Taman Kota Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/4/2019).

Festival dihadiri oleh Bupati Flotim, Wakil Bupati Flotim, Asisten III Provinsi NTT, Sekda Flores Timur, Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Direktur STIP Bali, Raja Larantuka, Wakaplores Flores Timur, Dandim Flores Timur, Ketua PKK Kabupaten Flores Timur, Para Kepala Dinas Kabupaten Flores Timur, para camat dan tamu undangan.

Para peserta festival adalah emak-emak penenun dari setiap kecamatan di Kabupaten Flores Timur, yaitu Kecamatan Adonara Timur, Adonara Barat, Tengah, Witihamana, Klubagolit, Wotanwulamado, Kecamatan Solor Timur, Kecamatan Solor Selatan, Kecamatan Solor Barat,
Kecamatan Larantuka, Kecamatan Ile Mandiri, Kecamatan Demon Pagong, Kecamatan Lewolema, Kecamatan Wulanggitang, Kecamatan Ile Bura, Titehena, Kecamatan Tanjung Bunga.

Semua penenun mengenakan kwatek, sedangkan para lelaki memakai nowing bermain musik tradisional mengiringi para penenun. Semua hadir dengan corak dan ciri kain tenun masing-masing, meskipun ada juga kain dengan corak mirip.

Emak-emak penenun duduk dalam kelompok yang terbagi dengan masing-masing kecamatan. Paling barat ada penenun dari kecamatan Wulanggitang, di Ikuti Titehena, dan selanjutnya paling ujung timur ada kelompok penenun dari kecamatan Ile Boleng. Di setiap kelompok terdapat juga stan yang menjual dan memamerkan sarung dan tenunan siap beli.

Dalam kesempatan membuka festival, Bupati Flotim mengatakan, festival ini dilaksanakan untuk menjaga dan merawat budaya. "Tenun ikat flores timur yang banyak jumlahnya, sarat akan nilai dan menjadi saksi sejarah haruslah dilestarikan," ujar Buapti Flotim.

Festival juga bertujuan memberdayakan usaha-usaha di bidang tenun agar terus berkembang. Selain menjaga warisan budaya, ada juga nilai ekonomi yang perlu untuk dikembangkan. Para ASN di kabupaten Flores Timur wajib mengenakan nowing dan kwatek. Mereka paling tidak memiliki dua lembar sarung guna mengambil sisi komersil demi membantu para penenun dan upaya pemerintah daerah untuk mempertahankan keberadaan kain tenun dengan mengharuskan ASN mengenakan nowing dan kwatek.

Festival ini juga mengajak masyarakat mengetahui proses pembuatan kain tenun, mulai dari kapas menjadi benang, benang diwarnai, hingga menjadi sebuah kain tenun.

Gubernur NTT, yang diwakili oleh asisten III menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan kegiatan festival tenun tersebut. Apresisasi tinggi diberikan pemerintah Provinsi NTT kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur atas prioritas dalam menjaga dan melestarikan aset budaya dan tradisi dengan melaksanakan festival kain tenun.

Festival turut dimeriahkan dengan beberapa tarian tradisional yang dibawakan oleh masyarkat desa Hewa dan peragaan busana oleh Oa Pariwisata. Ada juga stan-stan yang menawarkan kopi, makanan, dan produk-produk kerajinan tangan seperti tas dan vas bunga berjejer di sana.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
2 jam yang lalu
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
3 jam yang lalu
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
4 jam yang lalu
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
4 jam yang lalu
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
5 jam yang lalu
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
5 jam yang lalu
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved