Pentingnya Deteksi Dini Kanker Kulit

Kamis, 09 Mei 2019 - 16:34 WIB
Pentingnya Deteksi Dini...
Pentingnya Deteksi Dini Kanker Kulit
A A A
JAKARTA - Kanker kulit dapat tumbuh pada bagian kulit tubuh mana pun. Sayang, hal ini cenderung diabaikan oleh banyak orang karena kerap diasosiasikan dengan penyakit kulit biasa. Padahal, tanpa disadari penyakit ini dapat merenggut jiwa.

Berdasarkan data Globocan 2018, terdapat 1.392 kasus baru kanker kulit melanoma di Indonesia dengan 797 kematian. Penanggung Jawab Klinik Utama dan Rumah Singgah Sasana Marsudi Husada (SMH), Dr. Rebecca Angka, M.Biomed menjelaskan jumlah kasus baru kanker kulit melanoma maupun kematian yang diakibatkan tidaklah sedikit.

"Sehingga sangatlah penting untuk melakukan deteksi dini kanker kulit dengan terus memperhatikan perubahan yang terjadi pada kulit, dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan medis yang benar,” kata Dr. Rebecca Angka, M.Biomed saat acara seminar bertajuk Peduli Kanker Kulit.

Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pembelahan sel abnormal yang tidak terkendali pada bagian tubuh tertentu. Kulit merupakan lapisan tubuh terluar yang mempunyai tiga lapisan. Setiap lapisan terdiri atas beberapa sel yang masing-masing dapat menjadi kanker kulit apabila terdapat faktor genetik dan faktor lingkungan yang berinteraksi.

Faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari (sinar ultraviolet), zat kimia, virus, trauma dan lainnya juga terbukti dapat menyebabkan kanker kulit. Sementara faktor genetik yang dapat menyebabkan kanker kulit termasuk gen-gen yang terdapat pada tubuh yang dapat diturunkan. Kendati demikian, penyakit ini bisa dicegah secara primer dan skunder. (Baca juga: Aturan Makan Sahur Agar Mendapatkan Persiapan Energi untuk Puasa ).

Pencegahan primer, diantaranya dengan menghindari sinar matahari, jalan berlindung pada saat matahari bersinar yaitu antara pukul 09.00-16.00 menggunakan payung atau topi, mengenakan baju tertutup dan menggunakan sunscreen atau tabir surya. Untuk menghindari faktor trauma pada telapak kaki dianjurkan penggunaan alas kaki misalnya sandal atau sepatu.

Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan cara mengangkat kelainan kulit yang diduga dapat berkembang menjadi kanker melalui pemeriksaan kulit sendiri atau SAKURI ke seluruh tubuh mulai dari kulit kepala sampai ke telapak kaki.

“Melalui pencegahan primer dan sekunder, kelainan kulit yang dapat dilihat adalah bercak atau benjolan yang makin lama makin membesar; benjolan yang mudah berdarah; benjolan dengan luka yang tidak sembuh-sembuh, dan kelainan kulit dengan gejala ABCDE untuk kanker kulit melanoma,” kata DR. Dr. Aida SD Hoemardani, SpKK(K) dari RS Kanker Dharmais.

Gejala ABCDE merupakan kepanjangan dari kelainan kulit yang (A) Asimetris; (B) Border atau tepi tidak teratur; (C) Color atau warna bermacam-macam; (D) Diameter lebih dari 6 mm atau difference (berbeda dari kelainan kulit yang lain) dan (E) Elevation yaitu meninggi atau evolving (berkembang).

Sesudah ditemukan kelainan kulit yang mencurigakan maka kelainan tersebut dapat dikonfirmasi kepada dokter kulit yang akan memeriksa dengan pemeriksaan dermoskopi. Pemeriksaan dermoskopi diperlukan untuk menentukan kelainan tersebut apakah jinak, potensial menyebabkan kanker kulit ataupun ganas.

"Bila diperkirakan potensial berkembang menjadi kanker kulit maka kelainan tersebut dapat diobati misalnya dengan obat-obatan topikal atau mengangkat dengan bedah listrik, bedah beku maupun bedah pisau ataupun laser, dan bila ganas, maka kelainan tersebut akan ditangani sebagai kanker kulit,” tutup DR. Aida.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
8 jam yang lalu
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
9 jam yang lalu
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
10 jam yang lalu
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
10 jam yang lalu
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
10 jam yang lalu
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
11 jam yang lalu
Infografis
Batasi Konsumsinya,...
Batasi Konsumsinya, Berikut Makanan Penyebab Kanker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved