Ayam Tandoori Bisa untuk Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?

Selasa, 14 Mei 2019 - 15:30 WIB
Ayam Tandoori Bisa untuk...
Ayam Tandoori Bisa untuk Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?
A A A
JAKARTA - Kecintaan non-vegetarian pada ayam tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata dan tentu saja, sulit bagi mereka untuk menghilangkan menu yang satu ini dari daftar makanan, meski tengah menjalani program menurunkan berat badan.

Kabar baiknya, mereka yang tengah diet ternyata tidak harus menghindari lauk ayam di meja makan. Sebab, ayam menjadi sumber protein murni dan bagus untuk menurunkan berat badan.

Seperti dilansir Times of India, kandungan protein ayam membantu tubuh membakar lemak lebih efektif dan membuat penikmatnya kenyang lebih lama. Tetapi untuk menjaga ayam tetap sehat, perlu mengambilnya dari peternakan lokal dan menghindari pilihan beku karena memiliki pengawet dan kurang nutrisi.

Ada cara terbaik untuk memiliki ayam untuk menurunkan berat badan. Nah, cara terbaik memasak ayam adalah dengan memanggangnya, mengaduknya atau menambahkannya dalam semur untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Tidak ada keraguan bahwa seseorang harus menghindari ayam goreng atau ayam yang disiapkan di restoran karena penuh dengan kalori. Jika ingin menikmati ayam tanpa rasa bersalah, pilih ayam tandoori buatan sendiri atau ayam panggang, salad ayam atau sup, terutama untuk mereka yang mencoba menurunkan berat badan.

Apa itu ayam tandoori? Ketika seluruh ayam mentah direndam menggunakan bumbu, dadih, jus lemon, rempah-rempah dan dimasak dalam suhu tinggi di tandoor, hasilnya adalah ayam tandoori yang tajam dan pedas.

Pilih juga bagian terbaik dari daging ayam, yakni bagian yang tidak mengandung karbohidrat. Pilih sayap ayam dan kaki ayam yang mengandung 18 gram lemak dan 20 gram protein.

Untuk semua yang ingin menumbuhkan otot, maka pilihan terbaiknya adalah dada ayam yang menjadi sumber protein tanpa lemak. (Baca juga: Tips Agar Lansia Lancar Berpuasa ).

Namun, masalah utama dari ayam tandoori terletak pada marinasi. Di restoran-restoran, garam dan rempah-rempah yang digunakan mengandung banyak sodium yang sama sekali tidak baik untuk kesehatan. Jadi, jika makan ayam di restoran, jangan menikmatinya lebih dari 1-2 kali seminggu dan untuk menurunkan berat badan, tidak ada yang lebih baik daripada ayam tandoori buatan sendiri.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
10 jam yang lalu
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
11 jam yang lalu
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
11 jam yang lalu
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
11 jam yang lalu
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
12 jam yang lalu
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
13 jam yang lalu
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved