Kandungan Nutrisi dalam Susu Tunjang Kesehatan Tubuh

Selasa, 28 Mei 2019 - 15:53 WIB
Kandungan Nutrisi dalam...
Kandungan Nutrisi dalam Susu Tunjang Kesehatan Tubuh
A A A
SUSU bukan hanya baik untuk kesehatan tulang. Konsumsi susu yang disertai dengan diet rendah garam terbukti membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Demikian dikatakan spesialis gizi klinis dr Diana F Suganda MKes SpGK. Menurutnya, susu memang sumber kalsium yang sangat baik.

Namun, kandungan nutrisi dalam susu bukan hanya kalsium sehingga manfaat susu pun tak sebatas kesehatan tulang. Penelitian yang dipublikasi di Journal of American College of Nutrition (2009) menyebutkan, konsumsi susu yang disertai dengan diet rendah garam bisa membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

“Ini karena susu mengandung kalium dan magnesium, yang membantu mengontrol tekanan darah,” sebut dr Diana, dalam “FFI MilkVersation: Kupas Tuntas Kebaikan Susu untuk Tunjang Kesehatan Tubuh, Membahas Mitos Vs Fakta tentang Susu” yang diadakan Frisian Flag Indonesia. Hipertensi merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Penelitian lain dari Journal of Clinical Nutrition (2015) dilakukan pada orang lanjut usia (65 tahun ke atas). Hasil Penelitian menyebutkan bahwa mereka yang rutin minum susu memiliki antioksidan glutathione yang lebih tinggi pada otak. Glutathione adalah antioksidan yang berperan penting melindungi otak dari ROS (reactive oxygen species) dan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel otak dan menyebabkan stres oksidatif.

ROS dan radikal bebas yang menumpuk di otak berhubungan dengan penyakit yang memengaruhi fungsi otak seperti parkinson, alzheimer, dan dimensia karena sebab lain. Pada kesempatan itu dr Diana mencoba meluruskan pendapat-pendapat yang beredar di masyarakat terkait konsumsi susu.

Seperti anggapan bahwa hanya jenis susu tertentu yang baik untuk tubuh. Akibatnya, banyak masyarakat yang menghindari susu full cream dan lebih memilih susu skim atau susu rendah lemak. Padahal, dari presentasi yang diuraikan dr Diana, susu full cream membuat kita lebih kenyang otomatis asupan yang lain menjadi berkurang sehingga kalori pun dapat dipangkas.

Hal ini merujuk pada penelitian Skandinavian Journal of Primary Health 2013. Jadi, jangan takut minum susu full cream asalkan sesuaikan dengan asupan total harian. Dia menegaskan, jangan mudah percaya mitos tanpa bukti ilmiah. Dengan segala mitos yang beredar, susu justru sangat kaya nutrisi dan berman faat bagi kesehatan. Penting diingat, penyerapan susu harus dibantu dengan aktivitas fisik.

Asupan kalsium saja tanpa ditunjang olahraga berarti tidak ada umpan balik. Hentakan kaki atau tarikan ototlah yang akan membuat tulang bertambah, dengan dukungan kalsium sebagai bahan pembentuk tulang. Dokter timnas sepak bola wanita Indonesia Asian Games 2018 dr Grace Jose lini biasa menyarankan para atlet untuk minum susu setelah olahraga, terutama setelah olahraga dengan intensitas berat.

“Susu sekarang dinyatakan sebagai post-exercise drink nomor satu,” katanya. Menurutnya, susu memenuhi lima prinsip yang harus didapatkan setelah berolahraga: re-energize, revitalize, re-build, re-oxygenate, dan re-hydrate .

Karbohidrat yang terkandung dalam susu cepat menggantikan (reenergize) cadangan glikogen yang terpakai saat berolahraga. Adapun kandungan antioksidan, vitamin dan mineral dalam susu akan merevitalisasi (re-vitalize) otot. Kandungan proteinnya akan membentuk kembali (re-build) tubuh dan otot.

“Bila kita berolahraga dengan intensitas tinggi tapi kurang asupan protein, otot malah mengecil, sayang sekali,” kata dr Grace. Asupan zat besi bermanfaat untuk re-oxygenate otot, dan kandungan air dari susu akan membantu rehidrasi tubuh. Ia menambahkan, berolahraga tidak harus dengan alat atau pergi ke tempat khusus. Guna kanlah meja untuk melakukan table push up atau melatih otot trisep.

Atau lakukan wall squad saat membuka media sosial. Lakukan gerakan-gerakan sederhana ini 15x3 set. “Yang penting kita aktif karena aktif itu sebenarnya mudah, dan sehat itu gampang dicapai. Kalau mau sehat harus olahraga, dan habis olahraga minum susu,” katanya.
(don)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
38 menit yang lalu
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
1 jam yang lalu
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
1 jam yang lalu
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
1 jam yang lalu
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved