Ubud Ditetapkan sebagai Destinasi Gastonomi Berstandar Dunia

Rabu, 12 Juni 2019 - 10:52 WIB
Ubud Ditetapkan sebagai...
Ubud Ditetapkan sebagai Destinasi Gastonomi Berstandar Dunia
A A A
JAKARTA - Indonesia menambah daftar kekayaan destinasi pariwisatanya. Kali ini, Ubud, Bali, dijadikan destinasi gastronomi sesuai standar UNWTO. Penetapan Ubud menjadi destinasi gastronomi prototipe standar UNWTO dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Selasa (11/6/2019).

"Jika ingin bersaing di kancah global maka harus menggunakan standar gobal. Menjadi yang terbaik akan menaikkan level 3C. Ini sama seperti saat kita meraih penghargaan dunia, yaitu Credibility, Confidence, and Calibrate. Begitu pun program destinasi gastronomi berstandard UNWTO ini akan menjadi pencapaian pariwisata Indonesia untuk menjadi yang terbaik di global," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menurut Menpar Arief, kuliner Indonesia sangat memungkinkan menjadi pemain global. Apalagi tren wisatawan saat ini adalah mencari pengalaman otentik. Namun, kuliner harus bisa memberikan konteks cerita yang berkualitas. Di sisi lainnya, keuntungan mempromosikan wisata kuliner atau gastronomi adalah rasa makanan tidak bisa dipresentasikan melalui visual. Itu sebabnya para wisatawan harus datang ke destinasinya untuk menikmati makanan lokal.

Pria Berdarah Banyuwangi itu juga menyebut, sektor kuliner dalam industri pariwisata menyumbang sekitar 30%-40% pendapatan pariwisata. Ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 7,38% terhadap perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp852,24 triliun, dari total kontribusi tersebut subsektor kuliner menyumbang 41,69%.

"Dan ingat, kuliner merupakan diplomasi sosial yang paling halus, cepat, dan efektif untuk mempopulerkan sesuatu ke pasar global. Sebagai contoh Amerika dengan distribusi film Hollywood dan gaya hidup masakan cepat saji dan Korea dengan drama K-Pop dan kulinernya. Tak saja mereka mampu mempopulerkan social budayanya, namun juga memberikan dampak branding positif bagi pariwisatanya," papar Menpar Arief Yahya.

Bagi Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemepar Vita Datau, Kick Off menjadi sebuah kemajuan penting. Karena saat ini, program yang dikerjakan oleh Kemenpar dan UNWTO ini memasuki tahapan penting yaitu kunjungan tim yang ditunjuk oleh UNWTO untuk melakukan pendalaman dan penilaian atas Ubud.

"Proses di lapangan akan berlangsung 8 hari di Ubud, Gianyar, dan sekitarnya. Sedangkan questionares akan dilakukan online dan offline selama tiga minggu. Pada tahap ini juga dilakukan perencanaan dan strategi rekomendasi," papar Vita.

Dengan proses ini, berarti Ubud selangkah lagi menjadi destinasi gastronomi sesuai standar UNWTO. Setelah itu UNWTO akan mengeluarkan rekomendasi yang perlu diterapkan dan dilakukan oleh stakeholders. Setelah itu kemudian dilakukan penilaian kedua yang dijadwalkan awal Agustus 2019. Jika semua proses dilakukan dengan benar, maka Ubud dapat dinyatakan sebagai destinasi gastronomi prototype UNWTO, yang telah sesuai dengan gastronomy destination development guideline UNWTO.

“Diharapkan program ini akan selesai secepatnya dan Ubud menjadi prototype gastronomy holistik pertama di Indonesia dan dunia,” kata Vita Datau.

Tim UNWTO diwakili oleh Aditya Amaranggana sebagai Project Specialist mengatakan, UNWTO mengapresiasi segala upaya Indonesia. Karena kerja keras semua pihak, pada akhirnya Ubud berhasil terpilih sebagai destinasi prototype untuk Wisata Gastronomi.

“Kami salut dengan kerja sama yang terjalin sejak 2017 hingga mencapai tahap ini. Tiga hal yang penting program ini bahwa satu fokus UNWTO 2019 adalah SDG’s, kedua program ini bisa membantu pencapaian SDG’s 2030 karena gastronomi adalah sebuah ekosistem hulu ke hilir yang menyentuh banyak point di SDG’s,” kata Aditya.

Selain itu kata dia, gastronomi mampu membuka lapangan kerja baru di industri FnB (Food and Beverage) yang memiliki potensi bagus di dunia.

“Melalui program ini diharapkan akan memberikan kesempatan bagi Indonesia melalui Ubud Gianyar untuk menunjukan aset budaya gastronomi yang sangat luar biasa,” katanya.

Roberta Garibaldi, Lead Expert yang ditunjuk UNWTO, menjelaskan sebuah destinasi gastronomi yang holistik memiliki nilai warisan budaya, serta kualitas lokal produk. Dimana industrinya berkembang, amenitas gastronomi cukup mumpuni dan sustain. Seperti restaurants, warung, café, bar yang mengangkat kearifan lokal.

"Selain itu penetapan Ubud sebagai destinasi gastronomi juga dapat mendorong berbagai aspek. Seperti keberadaan pasar tradisional, pemasok wine, kopi, teh, produk organik, layanan edukasi gastronomi formal dan informal yang fokus pada kearifan lokal kuliner serta budaya makan setempat," paparnya.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
1 jam yang lalu
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
1 jam yang lalu
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
2 jam yang lalu
BRI Wellness Experience...
BRI Wellness Experience 2026, Menjelajahi Wellness Garden Pertama dan Terbesar di Jantung Jakarta
3 jam yang lalu
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
4 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved