Waspada! Lemak Perut Picu Penyakit Jantung hingga Diabetes

Senin, 17 Juni 2019 - 08:29 WIB
Waspada! Lemak Perut...
Waspada! Lemak Perut Picu Penyakit Jantung hingga Diabetes
A A A
JAKARTA - Lemak perut merupakan penyebab berbagai penyakit. Obesitas dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes, dan banyak kondisi kesehatan lainnya. Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer, lemak perut dapat dikaitkan dengan bentuk kanker prostat yang agresif.

Penelitian telah menemukan bahwa lemak visceral, yang berada jauh di perut dan organ-organ di sekitarnya seperti paha, dan lemak subkutan paha yang berada tepat di bawah kulit dikaitkan dengan tingkat kanker prostat yang lanjut. Karena itu, penting untuk mengelola lemak perut.

Dilansir dari Times Now News, berikut adalah semua risiko kesehatan yang terkait dengan lemak perut dan alasan mengapa Anda harus menganggapnya serius.

1. Penyakit jantung
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, wanita yang memiliki banyak lemak di sekitar perut mereka, memiliki risiko 10 hingga 20% lebih besar terkena serangan jantung, jika dibandingkan dengan wanita yang secara keseluruhan lebih berat. Resikonya lebih tinggi pada wanita daripada pada pria. Lemak perut mengacu pada munculnya lemak visceral, yang mengarah ke pembungkus organ inernal. Studi lain yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang dengan berat badan normal tetapi lemak perut tinggi memiliki risiko meninggal lebih tinggi akibat serangan jantung bila dibandingkan dengan orang yang tidak atau sedikit mengalami obesitas sentral.

2. Risiko kanker
Studi terbaru telah menemukan hubungan antara kanker prostat dan lemak perut. Studi sebelumnya, seperti penelitian Korea, telah menemukan bahwa peluang terkena kanker kolorektal meningkat pada wanita usia menopause, yang menumpuk lemak visceral. Penelitian Belanda lainnya menemukan bahwa lemak keseluruhan dan lemak perut juga dikaitkan dengan risiko tinggi kanker payudara pada wanita. Sebuah studi yang mempelajari wanita dari Mumbai, India menemukan bahwa wanita yang pinggangnya hampir selebar pinggul mereka memiliki risiko tiga hingga empat kali lebih besar untuk didiagnosis menderita kanker payudara.

3. Demensia
Satu risiko kesehatan yang menyulitkan individu, sistem perawatan kesehatan, dan profesional medis adalah risiko terkena demensia yang terkait dengan peningkatan lemak perut. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang memiliki lebih dari jumlah lemak perut yang tepat hampir tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan demensia tiga dekade kemudian, daripada orang yang memiliki sedikit lemak perut. Risiko lebih tinggi pada wanita bahkan jika mereka memiliki berat badan normal kecuali lemak perut, dan tidak memiliki faktor risiko lain yang terkait dengan diabetes seperti demensia dan penyakit jantung.

4. Diabetes tipe 2
Obesitas telah dikaitkan dengan diabetes tipe 2 dan berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kelebihan berat badan menempatkan Anda pada risiko diabetes tipe 2 yang jauh lebih besar. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA telah menemukan bahwa ada hubungan genetik antara rasio pinggang-pinggul dan diabetes tipe 2. Studi ini mengimplikasikan bahwa lebih banyak lemak perut juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2, bahkan jika berat badannya normal.

5. Masalah pernapasan seperti asma
Lemak perut juga dikaitkan dengan risiko lebih besar terkena masalah pernapasan seperti asma. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh 88.000 guru California, dan diterbitkan di Pusat Nasional untuk Informasi Bioteknologi, AS, lingkar pinggang yang besar dikaitkan dengan risiko tinggi asma, bahkan di antara wanita dengan BMI normal. Kejadian prevalensi asma lebih tinggi pada wanita yang mengalami obesitas abdominally.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
5 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
5 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
5 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
6 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
6 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
7 jam yang lalu
Infografis
Benarkah Minum Kopi...
Benarkah Minum Kopi Bisa Menyembuhkan Penyakit Diabetes?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved