Media Arus Utama Miliki Kemampuan Halau Berita Hoax

Rabu, 26 Juni 2019 - 16:50 WIB
Media Arus Utama Miliki...
Media Arus Utama Miliki Kemampuan Halau Berita Hoax
A A A
JAKARTA - Terikat dengan pedoman penulisan, kode etik dan produknya terverifikasi, media arus utama tampak masih lebih dipercaya oleh publik ketimbang informasi yang tersaji di media sosial. Terlebih banyak gempuran berita hoax atau berita bohong yang kerap ditampilkan melalui media sosial.

Dalam survei yang dilakukan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pada 7-9 Februari 2017 terlihat serangan hoaks di Tanah Air sudah berada dalam taraf yang mencemaskan. Dari 1.116 responden di Indonesia, sebanyak 44,30 persen masyarakat mengaku menerima berita hoaks setiap hari. Bahkan, 17,20 persen di antaranya menyatakan menerima berita palsu ini lebih dari sekali sehari.

Apabila hal tersebut gagal dibendung, terutama oleh media arus utama atau konvensional, seperti radio, televisi maupun cetak atau daring, maka berpotensi untuk memecah belah bangsa. Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga Dewan Pers, Agus Sudibyo pun mengingatkan agar tidak membuat berita yang bersumber dari media sosial.

"Jangan sampai yang mainstream media sosial. Untuk kembali menjadi mainstream, pers jangan menjadi follower media sosial. Kembali ke good journalism," kata Agus Sudibyo dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Pers di Pusaran Demokrasi" di Jakarta, Rabu (26/6).

"Mari kita buktikan yang mainstream bisa lebih dipercaya massa. Masyarakat membutuhkan informasi yang telah terverifikasi," tambahnya.

Ketika sirkulasi hoax lewat media sosial semakin tinggi, maka hal tersebut mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media arus utama.

"Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pers masih tinggi. Masyarakat Indonesia rentan terpapar berita hoax, tetapi di saat yang sama sudah mulai bisa menyaring mana berita hoax dan mana yang fakta. Dengan demikian masyarakat sudah mengalami relaksasi politik. Yang dulu menjadi korban meme hoax, sekarang sudah bisa menertawakannya," jelas Agus Sudibyo.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari menyatakan bahwa dirinya tidak begitu yakin kalau media sosial mengancam media konvensional. Depari sendiri memiliki pengalaman pribadi jika seringkali masyarakat sekitarnya mengonfirmasi berita dari media sosial kepada dirinya.

Menurut Depari, kepercayaan publik sejatinya tetap berada di pundak wartawan. "Jurnalistik (wartawan) memiliki pedoman penulisan, ada kode etik dan produknya terverifikasi. Pers yang profesional tetap yang terpercaya dan terbaik, asal mereka menghasilkan produknya dengan benar," tegasnya.

Sementara itu, selain Agus Sudibyo dan Atal S Depari, Diskusi Media FMB 9 kali ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Penyiaran Indonesia, Yuliandre Darwis, yang merupakan Ketua KPI.
(nug)
Berita Terkait
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Australia Bakal Melarang...
Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Kaji Aturan Batas Usia Medsos, Bye-Bye TikTok untuk Anak di Bawah Umur?
Maksimalkan Beragam...
Maksimalkan Beragam Fitur Sosmed, Brand Mahasiswa ini Tembus Negeri Tetangga
Hadirkan Teknologi Inovatif...
Hadirkan Teknologi Inovatif untuk Pelanggan, Blibli Bersaing secara Global
Teknologi Machine Learning...
Teknologi Machine Learning Bikin Aman dan Nyaman Bersosial Media
Berita Terkini
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
1 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
1 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
4 jam yang lalu
5 Fakta Pernikahan Taylor...
5 Fakta Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Gaun Dior hingga Tamu Bertabur Bintang
6 jam yang lalu
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
8 jam yang lalu
Aldi Taher Bikin Heboh...
Aldi Taher Bikin Heboh Hari Ketiga JakartaXBeauty, Bagikan Goodie Bag Soulyu
9 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved