Danau Tambing, Destinasi Milenial Seru di Sulteng

Minggu, 07 Juli 2019 - 14:21 WIB
Danau Tambing, Destinasi...
Danau Tambing, Destinasi Milenial Seru di Sulteng
A A A
POSO - Mendengar nama Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah pasti langsung teringat akan keindahan surga bahari Togean. Destinasi yang selalu menjadi incaran pelancong dunia. Namun ternyata Sulteng masih menyimpan 1001 keindahan lainnya yang wajib dikunjungi. Seperti halnya Danau Tambing di Kabupaten Poso. Hal ini terungkap saat Tim Millennial Tourism mengunjungi destinasi tersebut pada acara Famtrip Exotic Poso Land, Kamis (4/7/2019).

"Asli keren. Ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi millennial unggulan Sulteng. Gak perlu repot, tinggal dikasih sentuhan sedikit saja sudah wah banget. Spot kerennya banyak. Apalagi kalau ada berbagai aktifitas yang beragam di dalamnya, seperti camping serta spot-spot indah lainya," kata Anggota Tim Millennial Tourism Anggie Angriana, Kamis (3/7/2019).

Masih gak percaya? Nih sedikit gambaran. Ternyata nama danau ini sudah terkenal sebagai spot petualangan nan seru. Apalagi untuk pencinta wisata alam terbuka. Apalagi danau ini berada di di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi itu terhitung cukup tinggi untuk sebuah danau. Itulah yang membuat danau ini punya pemandangan indah dari ketinggian.

Bukan saja keindahan alam, destinasi ini memiliki kekayaan hayati yang mumpuni. Hutan lebat di seitar, Danau Tambing juga merupakan rumah bagi 260 varian burung. Bahkan Danau Tambing dijuluki sebagai 'surga burung'. Menariknya lagi, sebesar 30% spesies yang hidup di danau ini merupakan spesies endemik. Burung kipasan Sulawesi (Rhipidura teysmanni) dan burung kancilan ungu (maroon-backed whistler) merupakan dua spesies endemik di kawasan ini.

"Bukan cuma indah tapi juga mengedukasi. Informasinya sangat lengkap. Contohnya informasi berbagai tumbuhan yang tertanam dan beberapa spesies yang hidup didalamnya," papar Anggie

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, mengatakan Sulteng sangat menarik untung dikembangkan menjadi destinasi millenial. Aksesnya mudah denga jalur udara yang terbuka lebar. Sulteng terhubung dengan penerbangan antar kabupaten/kota melalui 7 bandara yang dimiliki. Dimana Bandara Mutiara Sis Al Jufri di Kota Palu dan Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk Kabupaten Banggai dapat didarati pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737. Jalur daratnya pun sangat baik dengan jalur trans Sulawesinya.

"Saat ini, Sulteng juga tengah berbenah mengenjot aksesibilitas dan konektivitas. Baik itu penerbangan, perjalanan darat, maupun pelayaran. Rencananya, konektivitas pelayaran akan menghubungkan 6 provinsi yang ada di Sulawesi. Sedangkan transportasi darat nantinya akan terkoneksi melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi. Sarana dan sistem transportasi ini akan menghubungkan titik-titik destinasi pariwisata di Sulawesi," papar Rizki.

Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono pun sirama. Bagi Don, pariwisata Sulteng sudah waktunya berkembang jadi destinasi kelas dunia. Sasarannya jelas memaksimalkan potensi pariwisatanya dengan menyasar generasi millenial. Langkah ini jelas dapat mempercepat langkah pengembang destinasi yang ada.

"Karena generasi millenial itu selalu aktif bermain media sosial. Ini yang dapat mempercepat langkah Sulteng untuk mengangkat destinasinya. Promosi lewat media sosial itu sangat cepat dan efektif. Selain itu wisatawan lebih mudah percaya karena yang mempromosikannya adalah wisatawan itu juga," kata Don.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pesona Sulteng tak terbantahkan. Banyak destinasi di Sulteng yang menawarkan petualangan seru bagi wisatawan. Mau wisata alam ada, wisata sejarah boleh diadu. Wisata budayanya pun tiada duanya.

"Sulteng salah satu yang terbaik. Pesonanya sudah tidak diragukan. Saya yakin wisatawan akan terpukau. Atraksinya pun setiap tahun semakin bertambah dan selalu mampu memanjakan wisatawan. Ini bukti bukan janji," kata Menpar Arief.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
52 menit yang lalu
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
3 jam yang lalu
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
13 jam yang lalu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
13 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
14 jam yang lalu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved