Parade Budaya Pukau Masyarakat di Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019

Senin, 08 Juli 2019 - 12:00 WIB
Parade Budaya Pukau...
Parade Budaya Pukau Masyarakat di Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019
A A A
KEDIRI - Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 dibuka dengan Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias, Minggu (7/7/2019). Peserta long march mulai dari depan Kantor Pemkab Kediri di kawasan Simpang 5, bergerak menuju depan Kantor Bank Daerah SLG. Ribuan orang tumplek blek di acara tersebut.

Kesibukan sudah terlihat sejak pagi di area Kantor Pemkab Kediri. Beberapa orang dengan kostum menarik mulai berdatangan. Termasuk sejumlah kendaraan roda empat yang dihias sedemikian rupa. Makin lama suasana semakin ramai. Masyarakat berbondong-bondong menuju lokasi.

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno dan seganap warga Kediri menyambut antusias Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias. Mereka memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan peserta. Semua tampak bersuka cita. Bukan hanya kaum millenial yang sibuk mengabadikan moment, tetapi hadir pula orang tua dan anak-anak.
Parade Budaya Pukau Masyarakat di Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019

“Ini acara kita. Dari kita, oleh kita, untuk kita. Termasuk untuk para wisatawan dari luar daerah dan mancanegara. Kami bersyukur acara berlangsung meriah. Inilah yang kita harapkan. Selamat datang juga para konsulat asing yang hadir di acara ini. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang telah mendukung acara ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Suwignyo menjelaskan, Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 sudah dipersiapkan sejak lama. Panitia menggodognya sejak jauh-jauh hari agar acara berlangsung meriah dan sukses. Apalagi kegiatan ini akan diusulkan untuk masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar 2020. Prinsipnya, jangan sampai mengecewakan.

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan Kemenpar. Segenap panitia dan pengisi acara akan berupaya maksimal agar kegiatan ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Dari event ini, kami berharap budaya dan pariwisata Kediri lebih dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menyatakan, Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 berlangsung selama satu minggu, tanggal 7-13 Juli. Ada banyak keseruan yang ditampilkan pada kegiatan ini. Beragam seni dan budaya bakal disajikan dengan penuh kreatifitas.

“Konsep kegiatan dikemas sangat komplit. Ada banyak daya tarik yang ditampilkan. Nuansa tradisional dan modern disandingkan sehingga saling menguatkan. Dengan treatment seperti ini, beragam tradisi dan budaya akan lestari. Empati besar akan diberikan para millenial karena mereka juga diberikan space berkreasi,” terangnya.

Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung menambahkan, Parade Budaya dan Mobil Hias hanyalah salah satu dari serangkaian kegiatan menarik yang bakal ditampilkan hingga penutupan event nanti.

“Ada banyak keseruan yang bisa dinikmati. Seperti Pagelaran Kesenian dan Pentas Kreatifitas, Pagelaran Panji ‘Rwa Bhineda Nunggal Rasa’, Tari Kolosal 1.000 Barong, Kediri Street Food Festival, dan lain-lain. Rasanya gak bakal nyesel datang ke acara ini,” tegasnya.

Kepala Bidang Pemasaran I Area Jawa Kemenpar, Wawan Gunawan, Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri dijamin menarik. Kontennya sangat beragam dan disajikan secara padat. “Pengunjung tidak akan bosan menikmati sajian demi sajian, karena ada kreatifitas yang bisa disimak,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, budaya menjadi salah satu potensi yang bisa dimaksimalkan untuk mendatangkan wisatawan. Sebab, 60% wisatawan mancanegara datang ke Indonesia karena budaya. Selebihnya karena alam (35%), dan faktor buatan (5%).

“Budaya harus terus dilestarikan. Iya yakin, semakin budaya dilestarikan, maka akan makin mensejahterakan. Karenanya, para penggiat kebudayaan harus mampu menghasilkan daya kreasi yang bernilai komersil tinggi,” tandasnya.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
9 jam yang lalu
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
9 jam yang lalu
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
9 jam yang lalu
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
10 jam yang lalu
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
11 jam yang lalu
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved