Pentingnya Mengetahui Tokophobia, Ketakutan Akan Kehamilan dan Persalinan

Sabtu, 20 Juli 2019 - 15:29 WIB
Pentingnya Mengetahui...
Pentingnya Mengetahui Tokophobia, Ketakutan Akan Kehamilan dan Persalinan
A A A
JAKARTA - Memiliki bayi biasanya dikaitkan dengan banyak kegembiraan. Namun, ada persentase kecil dari wanita, sekitar 3-15 persen yang memiliki kecemasan atau ketakutan yang kuat terkait dengan kehamilan dan persalinan.

Dalam istilah medis, ketakutan seperti itu dikenal sebagai Tokophobia yang berasal dari kata Yunani 'tokos' yang artinya melahirkan anak dan 'phobos' yang berarti ketakutan.

Meskipun awalnya didokumentasikan dalam literatur medis lebih dari 150 tahun yang lalu, Tokophobia sebagian besar masih belum diakui dalam komunitas obstetri. Ketakutan akan kehamilan dapat mengakibatkan penghindaran untuk hamil atau bahkan karena metode pengendalian kelahiran tidak pernah 100 persen efektif, suatu penghindaran dari hubungan seksual.

Tokophobia terdiri dari dua jenis, primer dan sekunder. Jenis primer mempengaruhi wanita yang belum mengalami persalinan dan sekunder, mempengaruhi wanita yang pernah mengalami persalinan sebelumnya.

Alasan mengalami Tokophobia mungkin rumit, dengan beberapa wanita takut akan kehidupan anak mereka, sementara yang lain takut akan hal yang tidak diketahui dan bahkan ketidakpastian terkait dengan proses persalinan dan kelahiran.

“Perempuan juga mungkin kurang percaya pada layanan kebidanan atau takut ditinggal sendirian dalam persalinan,” kata Prof Suneeta Mittal, direktur dan kepala, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fortis Memorial Research Institute.

“Terkadang teman dan keluarga juga berkontribusi terhadap ketakutan dengan menceritakan pengalaman menyakitkan atau traumatis mereka sendiri. Sering kali rasa takut akan kelahiran ini memotivasi permintaan untuk operasi caesar elektif. Selain itu, rasa takut sakit persalinan sangat terkait dengan rasa takut sakit pada umumnya. Kecemasan selama periode antenatal telah dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi pascanatal dan ikatan ibu bayi yang buruk,” tambah Prof Mittal.

Mengenali kondisinya dan mengobatinya bisa melalui konseling dan dukungan keluarga. Paling tidak, dapat membantu mengurangi keparahan dan memastikan perawatan yang efektif.

Jika wanita primipara, harapan rasa sakit yang tidak diketahui menyita seluruh kehamilannya dengan kecemasan ekstrem. Jika dia sudah menjadi seorang ibu, dia takut akan kemungkinan cedera obstetri, kurangnya kontrol rasa sakit, tidak adanya dukungan suami atau keluarga dan kadang-kadang kehilangan bayi, atau hidupnya sendiri. Banyak yang mengatasi kecemasan mereka dengan bantuan suami, keluarga atau teman dan dukungan dokter kandungan.

“Kami baru-baru ini memiliki pasien yang sangat ingin hamil. Tetapi dia berhasil mencapai kehamilan dengan diagnosis dan perawatan yang tepat. Dia, bagaimanapun, terus-menerus di bawah rasa takut yang mengerikan akan melahirkan dan konsekuensinya. Selama sembilan bulan kehamilannya, ia menderita tokophobia. Tetapi dengan konseling dan dukungan yang tepat, dia akhirnya memberikan hasil yang baik dengan normal,” kata Prof Mittal.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
33 menit yang lalu
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
55 menit yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
2 jam yang lalu
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
2 jam yang lalu
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved