Mantra Sisingamangaraja Munculkan Banyak Ide Kreatif di Bakkara

Jum'at, 26 Juli 2019 - 15:19 WIB
Mantra Sisingamangaraja...
Mantra Sisingamangaraja Munculkan Banyak Ide Kreatif di Bakkara
A A A
BAKKARA - Nama Sisingamangaraja benar-benar sakti. Itu seperti “mantra” baru yang ampuh menarik milenial Malaysia ke Bakkara, Humbang Hasudutan. Ada sensasi seru. Menyenangkan. Luar biasa. Semuanya, terekam jelas saat live in di homestay sekitar Danau Toba yang melibatkan puluhan mahasiswa Universiti Teknologi Mara, Melaka, Malaysia.

Predikat Sisingamangaraja sebagai seorang pejuang sejati, yang anti penjajahan dan perbudakan, kembali naik ke permukaan. Gimik-gimik kesaktiannya sebagai pejuang yang tidak mau berkompromi dengan penjajah jadi tersebar ke milenial Malaysia. Singkat cerita, Sisingamangaraja langsung menjadi top of mind anak-anak muda Malaysia saat berkunjung ke Bakkara.

"Story' telling yang paling kuat dan mengena memang Sisingamangaraja. Semua yang ada di Bakkara pasti punya keterkaitan emosional dengan Sisingamangaraja," ungkap Rode Ayu Wahyuningputri, Anggota Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Seni Budaya Kemenpar, Kamis (25/7/2019).

Aroma Sisingamangaraja memang sangat terasa di Bakkara. Di sana ada
Tombak Sulu Sulu. ini adalah sebuah gua batu yang dalam keyakinan sebagian orang Batak Toba merupakan muasal kelahiran Sisingamangaraja.

Dalam folklore yang berkembang di masyarakat Humbahas, disebutkan di sanalah ibunda Sisingamangaraja I, yakni Boru Pasaribu menerima “wahyu” dari Tuhan.

Boru Pasaribu kemudian melahirkan seorang anak laki-laki yang kelak menjadi seorang raja di Bakkara.

"Anak laki-laki itu kemudian diberi nama Manghuntal. Manghuntal inilah yang dikenal sebagai Sisingamangaraja I. Dari sinilah trah Sisingamangaraja dimulai. Mereka memerintah negeri Bakkara. Trah ini berakhir pada Sisingamangaraja XII yang gugur di tangan Belanda pada 1907," sambung Bob Moningka, lead surveyor tim live in Marbun.

Secara fisik, tombak sulu-sulu termasuk unik. Destinasinya merupakan batuan karst yang telah berumur 250 juta tahun. Dan semuanya terbentuk akibat pergeseran lempeng bumi. Keunikan lainnya, destinasinya dililit akar-akar pohon besar yang menjuntai. Pohon itu dalam bahasa lokal disebut pohon sangka madeha.

Destinasi lainnya? Juga beraroma Sisingamangaraja. Sebut saja
Aek Sipangolu. Di sini, traveller bisa berwisata sambil berdoa. Aek Sipangolu atau Air Kehidupan diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut Kepercayaan penduduk setempat, dengan berdoa sebelum meminum, mencuci muka, mandi atau melakukan ritual kecil di Aek Sipangolu, penyakit dalam tubuh akan terangkat dan hilang. Masalah akan berkurang dan kehidupan akan semakin membaik.

Aek Sipangolu juga merupakan bagian dari perjalanan sejarah kerajaan Sisingamangaraja XII. Kabarnya, Aek Sipangolu berasal dari bekas kaki Gajah Putih milik Raja Sisingamangaraja yang kehausan karena perjalanan panjang mereka dari Manduamas-Barus. Danau Toba yang jauh di kaki gunung yang terjal tidak dapat dijangkau. Raja Sisingamangaraja kemudian berdoa dan menancapkan tombaknya ke bekas pijakan kaki gajah putihnya. "Seketika, air keluar dan mengalir hingga saat ini. Story telling seperti ini bisa mendrive milenial Malaysia untuk datang ke Bakkara," timpal Pembimbing Inspire Travel and Tourism Learning Center Jakarta Krisanti Kurniawan.

Kompleks Istana Sisingamangaraja (I-XII) punya cerita lain lagi. Di kompleks istana sendiri ada terdapat sejumlah situs budaya yang berkaitan dengan dinasti Raja Sisingamangaraja. Antara lain, Makam Sisingamangaraja XI, batu siungkap-ungkapon, tikar 7 lapis, rumah bolon dan bale pasogit yang merupakan rumah ibadah Sisingamangaraja dan pengikutnya.

Beragam pose foto langsung direkam mahasiswa Universiti Teknologi Mara, Melaka, Malaysia. Potongan video pendek juga ikut dibuat. Dan semuanya, langsung diviralkan ke dunia maya.

"Mereka adalah mahasiswa pilihan. Saya memang meminta mereka untuk produksi konten foto, video dan tulisan seputar Bakkara. Banyak masukan bagus. Input positif. Dan saya yakin ini bisa dijadikan masukan untuk mengajak traveller Malaysia ke Bakkara sekaligus membangun pasriwisata di sekitaran Danau Toba," timpal Puan Azwin, Dosen Pendamping mahasiswa Universiti Teknologi Mara, Melaka, Malaysia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi semua kreativitas Dosen Pendamping dan mahasiswa Universiti Teknologi Mara, Melaka, Malaysia. Dia juga melayangkan pujian atas kerja keras tim Deputi Pengembangan Destinasi, Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Seni Budaya serta tim Inspire Travel and Tourism Learning Center Jakarta di bawah koordinasi Krisanti Kurniawan.

“Bakkara yang ada di sekitaran Danau Toba jadi hidup. Milenial Malaysia happy. Warga Bakkara juga bisa ikut kebagian rezeki. Ini luar biasa,” tutur Menpar Arief Yahya.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
1 jam yang lalu
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
2 jam yang lalu
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
2 jam yang lalu
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
3 jam yang lalu
Dimas Aditya Syok Temui...
Dimas Aditya Syok Temui Langsung Orang Dipasung saat Syuting Juminten Edan
3 jam yang lalu
Microdrama A Vengeful...
Microdrama A Vengeful Affair tentang Toxic Relationship, Tayang di V+Short
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved