alexametrics

Puncak Jazz Festival Siap Jadi Ajang Musik Kelas Dunia

loading...
Puncak Jazz Festival Siap Jadi Ajang Musik Kelas Dunia
Puncak Jazz Festival Siap Jadi Ajang Musik Kelas Dunia
A+ A-
JAKARTA - Festival musik jazz berkelas internasional kembali lahir dan segera mewarnai event musik besar di Tanah Air. Bertajuk Puncak Jazz Festival (PJF), ajang musik kelas dunia yang diselenggarakan PT Garda Utama Edukasi (GUE) ini lahir dengan tujuan mulia, yakni menggabungkan edukasi dan entertainment dalam wujud sebuah event musik.

Berbeda dengan event musik jazz sejenis yang kini jumlahnya sudah di atas 40an, PJF ini akan digelar dengan konsep dan sistem roadshow di beberapa titik dengan latar keindahan dan kesejukan alam daerah Puncak. Acara roadshow ini akan digelar hingga menuju acara puncak di bulan April 2020.



Sesuai namanya, PJF mengambil lokasi pertunjukan di bilangan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Menuju acara puncak pada April 2020, PJF menggelar roadshow perdana di Pesona Alam Resort Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (27/7).

“Roadshow pertama PJF ini di Pesona Alam Resort Cisarua. Konsepnya di outdoor, di dalam hutan pinus. Menarik sekali untuk para penikmat musik yang senang dengan situasi alam yang asri,” ujar CEO PJF Marcelia Lesar dalam siaran pers yang diterima SINDO Minggu (28/7).

Menariknya, PJF tak hanya menyajikan musik bergenre jazz, tapi juga menyuguhkan kolaborasi dengan berbagai genre musik. Festival ini pun memberi ruang pada musik tradisional untuk mengangkat dan memperkenalkan musik asli Tanah Air kepada dunia internasional.

“Walaupun tuan rumahnya musik jazz, tapi kita akan kombinasikan dengan banyak musik tradisional dan juga genre lainnya. Karena biarpun labelnya ini internasional, tapi kita ingin juga mengangkat elemen musik tradisional,” kata Marcelia yang juga dikenal luas sebagai seorang penyanyi jazz Tanah Air.



Marcelia pun kembali menegaskan, PJF punya perbedaan yang mencolok dengan ajang musik jazz berkelas internasional lainnya yang ada di Tanah Air. “Yang membedakan PJF dengan festival jazz lainnnya adalah di roadshow itu. Karena kita mau memperkenalkan musik jazz, dan mengedukasi masyarakat terhadap musik jazz ini. Kita ada sosialisasi, edukasi, jadi bukan hanya lewat online tapi turun juga secara offline ke komunitas-komunitas jazz yang ada di Jawa Barat,” papar Marcelia.

Hingga acara puncak di April 2020 mendatang, setiap bulannya PJF akan mengadakan sejumlah aktivitas. “Kita akan rutin kunjungi komunitas-komunitas jazz di Jawa Barat, kemarin di Bogor. Akan ada roadshow setiap bulan. Ada beberapa titik kita adakan roadshow. Target kita ada 25 titik, roadshow dari mulai Bogor sampai Bandung, sampai acara puncak PJF tahun depan,” ujar Marcelia.

PJF ini pun diupayakan menjadi sebuah wadah yang dapat menjembatani komunitas musik dan budaya, di dalam dan luar negeri. Bahkan PJF ini dikemas untuk menjadi satu wadah bagi pemberdayaan UKM di Jawa Barat, dan juga sebagai upaya untuk mengangkat potensi-potensi wisata Puncak dan sekitarnya.

Hingga acara puncak pada April 2020 mendatang, setiap bulannya PJF akan mengadakan sejumlah aktivitas. Acara ini diupayakan menjadi sebuah wadah yang menjembatani komunitas musik dan budaya yang dikemas sebagai salah satu wadah pemberdayaan UKM di Jawa Barat serta menjadi sarana promosi untuk mengangkat berbagai potensi wisata di kawasan Puncak dan sekitarnya.

"Nggak usah khawatir, pastinya, PJF ada banyak membuka kesempatan bagi UKM dan pengrajin lokal untuk menjual berbagai bentuk produk kerajinan. dan ini tentunya akan membantu perekonomian masyarakat setempat", ucapnya lagi.

Pada acara puncak April 2020 mendatang ada sejumlah nama musisi jazz beken dari mancanegara selain tentunya yang berasal dari dalam negeri, yang akan ikut memeriahkan ajang PJF ini di antaranya, Eric Benet, penyanyi dari Amerika Serikat yang populer lewat single Spend My Life With You dan nama kesohor lainnya seperti Brian McKnight.

“Jadi akan ada dua line up di PJF, line up untuk roadshow dan line up untuk di main show. Yang roadshow itu kan dilaksanakan dari bulan Juli 2019 sampai April tahun depan. Roadshow perdana misalnya, ada penampilan dari profesor musik Tjut Nyak Deviana, Daya Ensemble dari Daya Indonesia Performing Arts Academy, Ellys Padumukan, Komunitas Jazz Cianjur, lalu saya sendiri Marcelia Lesar, dan masih banyak lagi,” kata Marcelia.
(alv)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak