Pelayanan Posyandu Sasar Remaja dan Lansia

Selasa, 06 Agustus 2019 - 15:49 WIB
Pelayanan Posyandu Sasar...
Pelayanan Posyandu Sasar Remaja dan Lansia
A A A
JAKARTA - Umumnya, Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) menyasar pada kalangan balita. Namun, Pemprov NTB melakukan revitalisasi Posyandu dengan membentuk program unggulan kesehatan yang menyesar, tidak saja pada anak-anak, juga remaja dan lansia.

Apa yang dilakukan ini dalam upaya mengoptimalkan fungsi dan strata Posyandu guna meningkatkan fungsi mandiri posyandu menjadi posyandu keluarga yang melayani semua anggota keluarga.

“Jadi ada posyandu remaja, posbindu, dan posyandu lansia, serta deteksi dini berbagai persoalan sosial sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat berbasis dusun” kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalillah dalam membahas Program Unggulan Kesehatan Pemprov NTB bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, Direktorat Jendral Kesehatan Kirana Pritasari.

“Jika posyandu pada saat ini hanya untuk melakukan pemerikasaan ibu dan anak saja, revitalisasi posyandu ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan ibu dan anak, tapi juga akan fokus pada Sumber Daya Manusia (SDM), Kelembagaan, Sarpras, SIM dan Konvergensi sehingga nantinya akan menciptakan ketahanan keluarga dan kesejahteraan social,” tambah Sitti.

Revitalisasi Posyandu akan memberikan pengetahuan-pengetahuan mengenai NTB sesuai dengan Jenis posyandunya. Artinya, Posyandu itu tidak hanya untuk kesehatan, juga ada edukasi yang berhubungan dengan masalah-masalah yang ada di NTB, seperti Posyandu KIA akan ada Binaan Keluarga Batita (BKB), kelas stunting, kelas ibu hamil.

“Ini berbeda dengan Posyandu Remaja nanti akan membahas bahaya narkoba, buruh migran illegal begitu pula dengan Posyandu Lansia yang membahas mengenai Pelayanan Kesehatan dan Deteksi Dini, dan berbeda pula dengan Posbindu yang akan membahas Zero Waste, kebencanaan, lingkungan hidup dan hal tersebut akan disampaikan oleh kader-kader yang berkompeten di bidangnya” jelas Sitti.

“Dengan adanya Revitalisasi Posyandu ini, kita ingin posyandu yang kita miliki menjadi ujung tombak penyelesaian masalah kesehatan dan sosial dari hulu, bukan dari hilir saja. Jadi, nanti kita akan bentuk posyandu tidak hanya untuk balita saja, namun juga untuk remaja dan lansia jadi nanti ada Lansia KIA. Posyandu tersebut akan menjadi satu kesatuan yang nantinya akan menjadi Posyandu Keluarga” sambung Sitti.

Targetnya, tahun ini sudah ada sekitar 400 posyandu mandiri dan 200 posyandu keluarga dan pada 2023 seluruh sudah menjadi posyandu keluarga.

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek mengapresiasi kinerja Pemprov NTB untuk mengembangkan program-program yang menjadi unggulan.

“Saya mengapresiasi kinerja dari Gubernur, Wakil Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov NTB yang focus untuk mensejahterakan masyrakatnya dari segala aspek terutama kesehatan, karena tidak banyak pemprov yang membuat program Revitalisasi Posyandu yang tidak hanya fokus pada ibu dan anak saja namun juga memikirkan untuk remaja dan lansia” Jelas Nila.

Foto Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah saat menjelaskan program unggulan kesehatan kepada Menkes Nila Djuwita F. Moeloek di Gedung Kemekes, belum lama ini.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
5 menit yang lalu
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
6 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
7 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
8 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
8 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved