Tak Ragu, Hahan Siap Pamerkan The Monument di Soundrenaline 2019

Minggu, 18 Agustus 2019 - 21:43 WIB
Tak Ragu, Hahan Siap...
Tak Ragu, Hahan Siap Pamerkan The Monument di Soundrenaline 2019
A A A
YOGYAKARTA - Seniman asal Yogyakarta, Uji Handoko bakal menampilkan sebuah karya ikonik di ajang tahunan Soundrenaline ke-17 di Bali pada 7—8 September 2019. Karya ikonik Handoko yang diberi tajuk The Monument dengan tinggi 10,8 meter turut menghiasi Garuda Wisnu Kencana, yang menjadi lokasi berlangsungnya Soundrenaline 2019.

Handoko mengungkapkan bahwa sempat timbul keraguan dalam dirinya ketika diminta untuk membuat karya ikonik The Monument. "Sejak berkarya dari 2002, saya pribadi juga kerap menemui keraguan, termasuk juga membuat karya ini," ujar pria yang akrab disapa Hahan itu saat ditemui di Royal Ink Studio, Yogyakarta, Sabtu (17/8).

The Monument, menurut Hahan, merupakan representatif dari sesuatu yang mempunyai kekuatan yang cukup besar, dan bisa juga diidentikkan dengan pemerintahan atau hal-hal yang coba direpresentasikan dengan itu.

Lewat proyek instalasi 'Tapi Jadi Epik' The Monument itu, Hahan juga mencoba memvisualisasikan keraguan-keraguan yang kerap ditemuinya, dan itu beranjak dari lingkungan sekitarnya sendiri.

Lebih lanjut, Hahan mengatakan jika dirinya melibatkan sembilan seniman lintas bidang lain yang baru memulai untuk berkarya. Hahan memberikan ruang untuk para sembilan finalis kompetisi kreatif Go Ahead Challenge 2019 tersebut berkolaborasi guna mempersentasikan karyanya di ruang tersebut.

Hahan mencoba untuk memotivasi dan menepis keraguan yang selama ini menggelayuti para seniman, termasuk juga dirinya, untuk berkarya menghasilkan suatu karya yang ikonik.

"The Monument ini bukan sekadar karya obyek yang bisa dilihat, tapi juga bisa dirasakan. Dan implementasinya bisa langsung kepada yang kita tanyain nih keraguan seniman-seniman, 'Kamu ada kesempatan buat bikin karya di sini dengan audiens Soundrenaline yang ribuan’," ujar Hahan, yang juga mendapat undangan untuk menyajikan karya seninya di Dresden, Jerman pada November mendatang.

"Karya ini jadi satu tempat di mana saling berbagi spirit positif. Ini sebagai pembuktian, tidak berhenti di tapi, namun juga bisa menjadi bukti."

Di dalam The Monument terdapat sejumlah figur yang masing-masing memiliki makna tersendiri. "Ada figur bebek tanpa moncong, maknanya kita enggak apa-apa mengekor atau mengikuti orang lain, tapi itu hanya untuk mengukur kemampuan kita," kata alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini.

"Ada juga jempol ke bawah, ini sebagai anggapan bahwa karya (dinilai) jelek, namun karya seni itu masalah jelek atau bagus, relatif ya. Patung-patung yang ditampilkan ini representatif dari keragu-raguan itu," lanjutnya.

Sementara proses pengerjaan 9 karakter The Monument yang diletakkan sebagai ornamen berbentuk monumen ini dibutuhkan waktu selama 4 bulan.

"Proses pengerjaannya, sebenarnya untuk ide sudah ada sejak awal tahun, tapi untuk eksekusi pembuatannya sudah sekitar 4 bulanan. Empat bulan untuk desain dan pembuatan patung," papar Hahan

Sebagaimana yang telah diungkapkan sebelumnya, Hahan menggarap patung ikonik The Monument ini tidak sendiri, dia berbagi dengan seniman-seniman lainnya. "Dan nanti ada sekitar 25 orang lainnya untuk instalasi patungnya. Proyek ini bukan aku saja, aku hanya sebagian kecil saja," tambah seniman yang juga pernah memamerkan karyanya di National Gallery Australia, Canberra.

Sementara itu, dalam gelarannya yang memasuki tahun ke-17, Soundrenaline tetap konsisten untuk mewadahi berbagai kreator Tanah Air dengan beraneka ragam karya unik yang tidak hanya menyajikan musik spektakuler.
(alv)
Berita Terkait
Soundrenaline Sana-Sini...
Soundrenaline Sana-Sini di Bandung Satukan Musik, Kota, dan Ribuan Penonton
Soundrenaline “Sana-Sini...
Soundrenaline Sana-Sini Medan: Merayakan Musik, Seni, dan Semangat Kolektif Kota
Jakarta Jadi Panggung:...
Jakarta Jadi Panggung: Soundrenaline Sana Sini Hadirkan Festival Musik dan Seni
Soundrenaline “Sana-Sini”...
Soundrenaline Sana-Sini Hadirkan Pengalaman Musik dan Seni di Pusat Kota Bandung
Soundrenaline 2025 Hadir...
Soundrenaline 2025 Hadir di Medan: Network to Progress Rayakan Musik, Persahabatan dan Semangat Kolektif Kota
Dari Taman hingga Sudut...
Dari Taman hingga Sudut Kota: Soundrenaline Sana Sini Jakarta Jadi Ruang Kolektif Musik dan Seni
Berita Terkini
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
37 menit yang lalu
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
12 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
13 jam yang lalu
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
13 jam yang lalu
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
15 jam yang lalu
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
15 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved