Sering Melewatkan Sarapan Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 18:30 WIB
Sering Melewatkan Sarapan...
Sering Melewatkan Sarapan Meningkatkan Risiko Kematian Dini
A A A
JAKARTA - Temuan baru menunjukkan melewatkan makan pagi atau sarapan dan makan malam larut malam dapat meningkatkan risiko kematian dan masalah terkait jantung lainnya. Temuan ini dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology.

Dilansir dari Times Now News, orang dengan gaya hidup yang tidak sehat memiliki kemungkinan empat hingga lima kali lebih tinggi untuk meninggal dini dan meningkatkan kemungkinan serangan jantung kedua.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa dua perilaku makan secara independen terkait dengan hasil yang lebih buruk setelah serangan jantung tetapi memiliki sekelompok kebiasaan buruk hanya akan memperburuk keadaan," kata rekan penulis Marcos Minicucci, dari Universitas Negeri Sao Paolo di Brasil.

"Kami juga berpikir bahwa respons inflamasi, stres oksidatif, dan fungsi endotel dapat terlibat dalam hubungan antara perilaku makan yang tidak sehat dan hasil kardiovaskular," tambahnya.

Untuk penelitian ini, tim tersebut melibatkan 113 pasien dengan usia rata-rata 60 tahun, di mana 73% adalah pria. Studi ini mendaftarkan pasien dengan bentuk serangan jantung serius yang disebut ST-segment elevation myocardial infarction (STEMI).

Menurut tim, ini adalah studi pertama yang mengevaluasi perilaku tidak sehat pada pasien dengan sindrom koroner akut. Hasilnya, melewatkan sarapan diamati pada 58% pasien, makan malam larut malam di 51%, dan kedua perilaku di 41%.

Untuk meningkatkan kebiasaan makan, para peneliti merekomendasikan interval minimal dua jam antara makan malam dan waktu tidur.

"Sarapan yang baik biasanya terdiri dari produk susu (susu bebas lemak atau rendah lemak, yogurt dan keju), karbohidrat (roti gandum, bagel, sereal), dan buah-buahan utuh," saran tim peneliti.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
10 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
11 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
11 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
12 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
12 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
13 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Susu untuk Sendi...
Manfaat Susu untuk Sendi dan Tulang yang Sering Diabaikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved