Apakah Aman Mandi Air Panas Saat Hamil?

Senin, 26 Agustus 2019 - 08:09 WIB
Apakah Aman Mandi Air...
Apakah Aman Mandi Air Panas Saat Hamil?
A A A
JAKARTA - Tidak ada yang lebih santai dan menenangkan daripada berendam di pemandian air panas seusai menjalani aktivitas padat. Pemandian air panas menjadi penangkal, mengurangi stres dan merilekskan pikiran dan tubuh.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang tengah hamil, apakah aman untuk melakukannya? Secara luas diyakini bahwa mandi air panas tidak baik ketika Anda menginginkannya. Apakah benar? Berikut ulasannya seperti dilansir Times of India.

Tidak masalah untuk mandi air panas saat Anda mengini=ginkannya, tetapi airnya tidak boleh terlalu panas. Air yang digunakan tidak panas atau tidak boleh menaikkan suhu tubuh inti Anda hingga 102 ° F selama lebih dari 10 menit. Mandi dengan air panas berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, utamanya pada wanita hamil.

Mandi air panas dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang dapat mencabut bayi dari oksigen dan nutrisi dan dapat meningkatkan risiko keguguran.

Studi menunjukkan bahwa mandi air panas, terutama pada trimester pertama kehamilan meningkatkan kemungkinan cacat lahir seperti spina bifida.

Mandi air panas juga bisa membuat Anda merasa sedikit pusing dan lemah, menderita hipertermia (suatu kondisi di mana tubuh mulai menyerap lebih banyak panas daripada mengatasinya).

Jadi, untuk menghindari komplikasi terkait kehamilan, disarankan untuk tidak mandi dengan air yang sangat panas. Itu sebabnya, sauna, kolam air panas atau mandi uap, dianggap tidak aman selama kehamilan. Anda masih bisa memilih untuk mandi air panas, tetapi jangan terlalu lama dan beruap.

Usahakan agar suhu air cukup hangat agar nyaman. Selain itu, saat di bak madi, Anda tidak seharusnya sampai berkeringat atau kulit menjadi merah. Jika itu terjadi, maka segera keluar dari bak dan biarkan airnya dingin.

Ada baiknya, saat mempersiapkan mandi air hangat, lewati gelembung dan minyak wangi dan garam. Semua itu dapat mengubah keseimbangan asam vagina Anda dan dapat menyebabkan infeksi jamur. Tapi, untuk jelasnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
34 menit yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
57 menit yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
1 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
2 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved