Mengenal Persalinan Water Birth dan Risikonya!

Selasa, 17 September 2019 - 23:33 WIB
Mengenal Persalinan...
Mengenal Persalinan Water Birth dan Risikonya!
A A A
NEW DELHI - Melahirkan di air atau dikenal dengan water birth telah menjadi tren dan banyak perempuan mencoba metode ini untuk melahirkan.

Namun, untuk melahirkan di air, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Anda membutuhkan kolam atau bak mandi untuk melahirkan. Anda dapat membeli bak mandi sendiri atau menyewa kolam bersalin khusus. Jadi, jika Anda telah memutuskan untuk melahirkan di air, hal pertama yang perlu diketahui adalah jenis bak dan kolam yang dibutuhkan.

Kamar mandi Anda harus cukup besar untuk dua bidan berada di dekat bak mandi Anda. Bak mandi tidak dianggap ideal, tetapi juga berfungsi. Anda dapat mensterilkan bak sebelum waktu melahirkan. Tujuannya memastikan semuanya bersih dan bebas kuman, meskipun saat melahirkan, vagina tidak pernah benar-benar steril dalam keadaan apapun.

Nah, hal-hal yang perlu diingat sebelum memilih kolam bersalin, seperti kolam harus cukup besar bagi Anda untuk berjongkok, merajut, dan mengubah posisi. Air di kolam harus sedalam, setidaknya 40 sentimeter dan 60 sentimeter dianggap ideal.

Jika kamar mandi Anda kecil, Anda bisa melakukan pengaturan di ruangan lain. Kolam renang harus cukup besar untuk Anda duduk dan berbaring nyaman dengan perut Anda terendam dan Anda bisa keluar dengan cepat jika diperlukan. Warna dasar kolam harus berwarna terang sehingga mudah untuk menilai cairan di bak mandi. Suhu air harus dijaga antara 97 - 100 Fahrenheit.

Anda perlu memikirkan kembali tentang ukuran jika ingin pasangan Anda ada di sana bersama Anda di bak mandi.

Penting juga untuk memikirkan risiko dalam water birth, seperti Anda atau bayi Anda dapat tertular infeksi, tali pusar bisa patah bahkan sebelum bayi Anda keluar dari air, suhu tubuh bayi bisa terlalu rendah atau terlalu tinggi. Risiko lainnya, bayi mungkin tidak dapat bernapas dan mengalami kejang.

Ada beberapa kriteria wanita yang sebaiknya tidak memilih water birth. Sebut saja mereka yang lebih muda dari 17 atau lebih tua dari 35 tahun. Selain itu, wanita yang menderita diabetes atau preeclampsia juga tak disarankan, temasuk melahirkan kembar, bayi prematur atau dalam posisi sungsang, ukuran bayi yang besar, dan Anda sudah mengalami infeksi. Namun, jika Anda berencana melahirkan di air, bicarakan dengan dokter terlebih dahulu.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
2 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
3 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
4 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
4 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
5 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved