Halsey Berjuang Menghadapi Gangguan Bipolar

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 13:05 WIB
Halsey Berjuang Menghadapi...
Halsey Berjuang Menghadapi Gangguan Bipolar
A A A
SEJAK remaja, Halsey sudah berjuang melawan gangguan bipolar yang dideritanya. Namun, justru penyakit ini yang memotivasinya untuk menjadi aktivis.

Pada usia tujuh belas Halsey berusaha bunuh diri, tapi akhirnya selamat. Berkat kejadian ini, dia dirawat inap selama tujuh belas hari. “Setelah kejadian ini, saya didiagnosis sebagai bipolar. Ibusaya juga berjuang dengan gangguan bipolar,” ujar Halsey, seperti dilansir Elle.com.

Dia mulai menggunakan obat-obatan rekreasional setelah itu. Dia mengklaim gangguan bipolar menyebabkan dia menjadi anak yang tidak konvensional yang tumbuh menjadi perempuan yang tidak nyaman dengan diri sendiri.

Halsey cukup terbuka dengan kondisinya danberjuang untuk mengatasi gangguan bipolar. Iatak ingin melakukan hal buruk terhadap dirinya. “Menyanyi dan melakukan pertunjukan telah membantu saya mengelola gejala yang saya alami akibat gangguan bipolar,” ujar Halsey.

Menariknya, gangguan bipolar inimembuatnya menjadi seseorang yang mudah berempati terhadap hal yang buruk. Sebagai hasil dari percobaan bunuh dirinya, Halsey berpartisipasi dalam kampanye kesadaran kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri yang disebut “I’m Listening”. Kampanye ini dipandu oleh jaringan radio Entercom dan disiarkan langsung pada 10 September 2017 silam.

Selama pemilihan presiden AS 2016, Halsey adalah pendukung setia Bernie Sanders dan mendesak penggemarnya untuk memilihnya. Pada Juli 2016 dia dan 26 artis lain ditampilkan di single amal Hands, yang merupakan penghormatan bagi para korban penembakan kelab malam Pulse. “Saat remaja, saya banyak mengalami kejadian buruk. Karena itulah, sayatidak ingin hal yang sama terjadi pada orang lain,” ujar Halsey.

Di luar industri musik, Halsey terlibat dalam aktivitas sosial, termasuk kesadaran dalam pencegahan bunuh diri dan advokasi kekerasan seksual. Selain sebagai seorang aktivis, Halsey juga dikenal sebagai ikon feminis. Dia adalah pendukung kampanye penolakan kekerasan terhadap perempuan yang diinisiasi oleh Planned Parenthood.

Dia bahkan menyumbangkan USD100.000 (Rp1,4 miliar) untuk Planned Parenthood. Halsey menyampaikan pidato kepada lebih dari 200.000 pemrotes pada Women March 2018. Alih-alih pidato tradisional, Halsey melakukan puisi lima menit berjudul A Story Like Mine. Di sini dia menceritakan kisah-kisah pribadi tentang kekerasan seksual dan kekerasan sepanjang hidupnya. (Dwi Nur Ratnaningsih)
(nfl)
Berita Terkait
Empat Penyanyi Wanita...
Empat Penyanyi Wanita yang Tarifnya Paliing Mahal di Indonesia
Penyanyi-Penyanyi Indonesia...
Penyanyi-Penyanyi Indonesia Bergaya Nyentrik, Ada Favoritmu?
Inilah Deretan Tiga...
Inilah Deretan Tiga Penyanyi Jazz Indonesia Terkaya
8 Penyanyi Indonesia...
8 Penyanyi Indonesia yang Berkolaborasi dengan Penyanyi Internasional
Avolia Rilis Ulang Lagu...
Avolia Rilis Ulang Lagu Hey Ladies Ciptaan Melly Goeslaw
Maratus Scutulatus,...
Maratus Scutulatus, Laba-laba Mirip Elton Jhon Viral
Berita Terkini
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
13 menit yang lalu
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
10 jam yang lalu
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
11 jam yang lalu
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
12 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
14 jam yang lalu
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
14 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved