Pertambahan Berat Badan di Usia 20-an Berisiko Kematian Dini

Rabu, 23 Oktober 2019 - 12:45 WIB
Pertambahan Berat Badan...
Pertambahan Berat Badan di Usia 20-an Berisiko Kematian Dini
A A A
JAKARTA - Berat badan yang bertambah di pertengahan usia 20-an hingga usia paruh baya dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dini. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian terhadap orang dewasa AS. Studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ ini, juga menemukan bahwa penurunan berat badan pada usia yang lebih tua—dari usia dewasa hingga akhir—juga dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi.

Dilansir dari Times Now News, temuan ini oleh para peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di China menyoroti pentingnya mempertahankan berat badan normal sepanjang hidup orang dewasa untuk mengurangi risiko kematian dini.

Obesitas pada orang dewasa diketahui terkait dengan risiko kematian dini yang lebih tinggi. Namun, sedikit yang diketahui tentang efek jangka panjang dari perubahan berat badan selama kehidupan dewasa, terutama dari dewasa muda hingga menengah. Untuk mengeksplorasi ini lebih lanjut, para peneliti yang berbasis di Cina berangkat untuk menyelidiki hubungan antara perubahan berat badan di masa dewasa dan kematian.

Temuan mereka didasarkan pada data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Nutrisi Nasional AS 1988-94 dan 1999-2014 (NHANES) - survei tahunan yang representatif secara nasional yang mencakup wawancara, pemeriksaan fisik, dan sampel darah, untuk mengukur kesehatan warga negara AS.

Analisis mereka termasuk 36.051 orang berusia 40 tahun atau lebih dengan berat badan dan tinggi badan yang diukur pada awal survei (baseline) dan mengingat kembali berat badan saat dewasa muda (25 tahun) dan dewasa (rata-rata usia 47 tahun).

Kematian karena sebab apa pun dan khususnya karena penyakit jantung tercatat rata-rata 12 tahun, selama itu ada 10.500 kematian. Setelah memperhitungkan faktor-faktor yang berpotensi berpengaruh, para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang tetap gemuk sepanjang kehidupan dewasa memiliki risiko kematian tertinggi, sementara orang-orang yang tetap kelebihan berat badan sepanjang kehidupan dewasa memiliki hubungan yang sangat sederhana atau tidak ada hubungan dengan kematian.

Menurut peneliti, penambahan berat badan dari dewasa muda hingga menengah dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian, dibandingkan dengan peserta yang tetap pada berat badan normal. Penurunan berat badan selama periode ini tidak secara signifikan terkait dengan kematian.

Namun, seiring bertambahnya usia, hubungan antara pertambahan berat badan dan angka kematian melemah, sedangkan hubungan dengan penurunan berat badan dari usia dewasa menengah ke akhir menjadi lebih kuat dan signifikan. Tidak ada hubungan signifikan yang ditemukan antara berbagai pola perubahan berat badan dan kematian akibat kanker.

"Obesitas yang stabil di masa dewasa, pertambahan berat badan dari usia muda hingga dewasa menengah, dan penurunan berat badan dari usia dewasa menengah ke akhir dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian," kata dia.

"Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya mempertahankan berat badan normal di masa dewasa, terutama mencegah penambahan berat badan di awal masa dewasa, untuk mencegah kematian dini di kemudian hari," imbuh dia.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
12 menit yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
51 menit yang lalu
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
1 jam yang lalu
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
1 jam yang lalu
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved