Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Waspadai Penyakit Ini

Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Musim Pancaroba, Masyarakat...
Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Waspadai Penyakit Ini
A A A
JAKARTA - Memasuki musim pancaroba, yang salah satunya ditandai dengan fenomena peningkatan suhu udara yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ahmad Yurianto mengingatkan potensi munculnya berbagai penyakit. Salah satunya adalah demam berdarah yang disebabkan oleh populasi nyamuk yang meningkat.

''Perubahan cuaca dalam kondisi tertentu menyebabkan populasi nyamuk meningkat dengan cepat. Karenanya penyakit yang dibawa nyamuk akan ikut naik seperti demam berdarah, cikungunya, DBD juga naik. Tapi tidak terlalu signifikan sampai KLB,'' kata Yuri.

Tak hanya penyakit yang dibawa nyamuk, pola angin juga berpotensi membawa dampak kesehatan, terutama dibagian saluran pernapasan. ''Tidak hanya panas, angin juga membawa partikel debu. Ini cukup signifikan menaikkan kasus-kasus pernapasan, seperti alergi, ILI bahkan terjadi ISPA. Ini semua berdampak pada kesehatan,'' kata dia.

Selain itu, yang juga perlu untuk diwaspadai adalah dehidrasi. Karenanya, Yuri meminta masyarakat untuk menjaga suhu tubuh tetap di kisaran 37 derajat. Cara menjaganya dengan minum yang cukup, paling tidak 2 liter sehari, menggunakan pakaian yang menyerap keringat, dan membatasi paparan sinar matahari langsung.

Perlu diketahui, seringkali dehidrasi tidak dikenali. Padahal untuk mengenali tanda-tandanya cukup mudah, bisa dimulai dari kulit. Karena kulit tidak didesain untuk kering sehingga apabila kulit kering itu adalah tanda bahwa tubuh terkena dehidrasi. Selain itu bisa dilihat dari warna air kencing, apabila berwarna kuning keruh maka seseorang kemungkinan mengalami dehidrasi parah.

Tak hanya tidak dikenali, dehidrasi juga sering dianggap sebagai hal yang sepele. Padahal dehidrasi yang dibiarkan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan seseorang mengalami heatstroke. Hal ini bisa menjadi ancaman serius bagi orang yang sebelumnya telah memiliki faktor risiko penyakit tertentu.

''Sebenarnya diawali kelelahan akibat dehidrasi, kemudian mulai nggak fokus, konsentrasinya nggak bagus, kesadaran turun. Mekanisme ini akan menjadi rawan bagi kelompok rentan yaitu anak dan orang yang sudah membawa penyakit, dehidrasi ringan hingga sedang pada orang yang memiliki potensi gagal ginjal bisa mempercepat gagal ginjal, ini karena strukturnya sudah tidak kuat,'' kata Yuri.

Dengan adanya potensi penyakit tersebut, Yuri mengimbau masyarakat untuk menyikapinya secara wajar. Pasalnya yang paling penting adalah selalu waspada serta tetap menjaga kesehatan.

''Tak usah panik, biasa-biasa saja tetapi tolong kebutuhan air minum, batasi exposure matahari secara langsung, gunakan pelindung itu menjadi sesuatu yang penting. Di samping debu dan nyamuk itu menjadi variabel-variabel yang terus kita ingatkan kepada masyarakat,'' ujar Yuri.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
21 menit yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
1 jam yang lalu
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
2 jam yang lalu
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved